Satono Minim Pakai Alat Komunikasi, Kejari Bandar Lampung Susah Melacak


SATONO, mantan Bupati Lampung Timur | tempo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung menyatakan bahwa terus berkoordinasi kepada penegak hukum lain untuk melacak keberadaan mantan Bupati Lampung Timur Satono. Hingga kini, kejaksaan masih belum mengetahui keberadaan Satono.

“Koordinasi terus dilakukan, baik bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Polri,” kata Idwin Saputra, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bandar Lampung, seperti dilansir Antara, Sabtu, 28/9/2019.

Dia mengakui ada sedikit kesulitan untuk melacak keberadaan DPO yang ditunggu-tunggu masyarakat itu. Kesulitan itu soal alat komunikasi. Sehingga, kejaksaan belum bisa mengendus keberadaan Satono.

“Salah satunya, dia (Satono) minim menggunakan alat komunikasi. Dengan itu, kami sedikit susah untuk melacak keberadaannya,” ujar dia.

Berkaitan itu, pihaknya membutuhkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan Satono. Sekecil apapun informasi yang diberikan masyarakat, pihaknya akan menelusuri sampai benar-benar para DPO tertangkap.

“Intinya, kami terus koordinasi dengan penegak hukum dan mencarinya. Hanya kami tidak bisa memaparkan seperti apa pencarian yang kami lakukan kepada publik,” kata Idwin.

Satono menjadi buron selama tujuh tahun. Beberapa bulan lalu, beredar informasi Satono menampakkan diri di wilayah Lampung, tepatnya di areal Perumahan Saujana 8 Sukadanaham, Bandar Lampung.

Satono merupakan terpidana dengan hukum kurungan penjara selama 15 tahun. Dalam persidangan, dia terbukti telah melakukan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Timur senilai Rp119 miliar.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …