Kursus Mahir Dasar dan Lanjutan, Pramuka Way Kanan Siap Bersaing


PEMBUKAAN Kursus Mahir Pembina Pramuka tingkat Dasar (KMD) dan lanjutan (KML) Gerakan Pramuka Way Kanan | ist

BANJIT, duajurai.co – Gerakan pramuka seyogianya dapat menyiapkan tenaga pelatih yang memiliki kapasitas mumpuni dalam melaksanakan tugas kepelatihan kepramukaan di masing-masing gugus depan. Ini sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Hal itu disampaikan Usman Karim, Sekretaris Mabicab Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Way Kanan yang mewakili Kakwarcab Edwar Antoni pada pembukaan Kursus Mahir Pembina Pramuka tingkat Dasar (KMD) dan lanjutan (KML) pada segmental siaga dan penggalang. Hadir pula dalam kegiatan yang diselenggarakan di SMPN 7 Banjit, 25-30/9/2019, Kamabiran Camat Banjit dan Kamabikam Donomulyo.

“KMD dan KML merupakan kegiatan rutin Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Way Kanan berkoordinasi dengan Kwartir Ranting (Kwaran) Banjit. Ini sebagai upaya memberikan pengetahuan dan wawasan pembina pramuka dalam membina peserta didik agar tercapainya tujuan gerakan pramuka,” kata Usman Karim dalam rilisnya.

“Melalui KMD dan KML pembina pramuka mendapatkan pendidikan dan latihan khusus guna meningkatkan kualitas diri dan gugus depan sehingga dapat mengerti dan memahami, serta ikut memiliki gerakan pramuka dengan sadar dan sukarela. Selain itu membantu, baik moril maupun materil terhadap pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dalam gerakan pramuka,” lanjut Usman Karim yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan.

Ditambahkan Kepala Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Kwarcab Way Kanan Zainal Abidin, kursus kepelatihan ini wajib diikuti pembina guna meningkatkan kemampuan dalam melakukan pembinaan kepramukaan.

“Peningkatkan kualitas dan kuantitas pembina pramuka sangat diperlukan agar mereka mengerti dan memahami tugas kepelatihan pendidikan pramuka. Selain itu, diharapkan pula muncul pembina pramuka yang memiliki pengalaman dalam hal kepramukaan serta memahami ide dasar kepramukaan. Jadi ini penting sekali dalam menyokong pembangunan SDM di Way Kanan yang maju dan berdaya saing,” beber Zainal.

Kegiatan KMD dan KML diikuti 50 peserta dari Kwaran Banjit, Kwaran Kasui, dan Kwaran Gunung Labuhan. Diharapkan setelah kursus, gerakan pramuka di Way Kanan mampu meningkatkan kualitas kepramukaan di kwartir masing-masing, mencetak pembina mahir yang bermutu, serta menciptakan generasi muda yang terampil, kreatif dan bermental tinggi, berguna bagi bangsa, agama, dan negara khususnya di Kabupaten Way Kanan.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …