Tingkatkan Soft Skill, BPDASHL WSS Fasilitasi Pembuatan Batik Ecoprinting


PESERTA pelatihan pembuatan batik ecoprinting | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih-Way Sekampung (BPDASHL-WSS) memfasilitasi pembuatan batik ecoprinting yang memanfaatkan limbah dedaunan. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan soft skill itu berlangsung di Information Center Tahura Wan Abdul Rachman, Sabtu, 21/9/2019.

Ecoprinting ini sangat penting karena merupakan salah satu metode pengelolaan potensi hutan baik berupa aset masyarakat sekitar hutan sebagai mitra maupun aset alam,” kata Kepala BPDASHL WSS Idi Bantara melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, pihaknya mendorong generasi muda, khususnya dari Bakti Rimbawan, untuk membuat karya ecoprinting berkarakter yang khas dari Lampung. Harapannya, ke depan bisa menjadi potensi pengembangan bisnis ramah lingkungan dalam bidang ecoprinting yang bisa menumbuhkan semangat enterpreneurship di kalangan masyarakat. Khususnya, para generasi millenial yang nanti akan dipelopori oleh para Bakti Rimbawan di Lampung.

“Target terdekat dari hasil kegiatan ini adalah terciptanya karya-karya seni ecoprinting yang khas dan berkarakter. Kemudian, menghidupkan dan mengembangkan jejaring para pihak dalam rangka pengelolaan bisnis ecoprinting. Secara bertahap hasil ecoprinting akan dipublikasikan dan dipasarkan kepada publik,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

35 Honorer Tak Diupah 7 Bulan, Plt Kepala DKP Lampung: Tak Ada Anggaran

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Makmur Hidayat …