Diseminasi Hasil Penelitian JKN, Perlu Ruang Khusus Konseling Remaja di Puskesmas


DISEMINASI Hasil Penelitian Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis, 19/9/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Advokasi Perempuan Damar menggelar Diseminasi Hasil Penelitian Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam kaitannya dengan Kebutuhan Perempuan dan Pelayanan Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Kamis, 19/9/2019. Pada kegiatan itu terungkap bahwa perlu ruangan khusus untuk konseling remaja di puskesmas.

Hal itu karena angka kunjungan konseling di puskesmas, termasuk di Bandar Lampung, masih rendah. Padahal, konseling merupakan salah satu aspek penting dalam mensosialisasikan ihwal kesehatan seksual dan reproduksi. Sehingga, mencegah kehamilan di luar nikah, perilaku seks menyimpang, dan sebagainya.

“Selama ini, konseling dilakukan di ruang kesehatan ibu dan anak (KIA). Di sana bau obat, ada perlengkapan medis dan sebagainya, sehingga membuat kurang nyaman. Karena itu, perlu ruangan yang bisa membuat nyaman saat remaja konseling,” kata peneliti Damar Ikram Baadila di Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Dosen FISIP Universitas Lampung (Unila) itu berharap, para remaja yang hendak konseling mendapat perlakuan khusus. Misal, tidak mendaftar dan menunggu di ruang tunggu, seperti pasien pada umumnya.

“Karena hasil penelitian kami, remaja enggan melakukan konseling karena ada image bahwa kalau ke bidan itu dicurigai hamil. Jadi, kalau remaja yang hendak konseling tidak ke ruang tunggu pasien umum, melainkan diantar langsung ke ruang konseling, maka itu mungkin bisa lebih nyaman bagi remaja,” ujarnya.(*)

Baca juga Hasil Penelitian Pelaksanaan JKN Soal Kebutuhan Perempuan-Kesehatan Seksual Reproduksi

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …