Bayana Minta Masyarakat Lampung Peka Soal Kekerasan Terhadap Perempuan-Anak


KEPALA Dinas PP-PA Lampung Bayana saat Sosialisasi Pengarusutamaan Gender, 16-17 September 2019. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Lampung Bayana meminta masyarakat lebih peka dan tanggap terhadap situasi di lingkungan tempat tinggal. Hal itu menyusul makin variatif dan canggihnya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini.

“Masyarakat dituntut peka di lingkungan tempat tinggal maupun ruang publik. Sebab, persoalan kekerasan makin variatif dan canggih,” kata Bayana melalui rilis dari Humas Pemprov Lampung, Selasa, 17/9/2019.

Dia mengatakan, Lembaga Masyarakat Pemerhati Perempuan dan Anak adalah mitra kerja pemerintah. Oleh sebab itu, diharapkan bersinergi dan turut membantu mengadvokasi upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Masih terdapat beberapa korban tindak kekerasan yang menimpa perempuan dan anak, baik secara fisik psikis dan seksual, belum bisa ditangani secara maksimal. Hal itu karena ketidakberdayaan dan ketidakmengertian korban utk melapor dan mencari perlindungan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bayana juga menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) penanganan korban oleh UPT P2TPA. Penjangkauan dan pendampingan korban oleh psikolog hingga layanan UPT Pelayanan Korban Tindak Kekerasan (PKTK) di RSUDAM Lampung secara gratis. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberi informasi dan memudahkan warga yang membutuhkan layanan.

“Semua ini dilakukan sebagai salah satu wujud pemenuhan janji gubernur dan wakil gubernur mewujudkan Provinsi Lampung ramah perempuan dan anak,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …