Warga Cuci Kedelai di Kali Belau, Walhi Dorong Pemkot Beri Bantuan Air Bersih


DIREKTUR Walhi Lampung Irfan Tri Musri | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Walhi Lampung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan bantuan air bersih bagi para pembuat tempe di bantaran Kali Belau, Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan. Sebab, mereka mencuci kedelai hasil rebusan untuk membuat tempe di air sungai tersebut. Padahal, air kali tak layak pakai dan dipastikan tercemar.

“Pemerintah setempat seharusnya cepat merespons. Misalnya, dengan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat,” kata Direktur Walhi Lampung Irfan Tri Musri saat ditemui di LBH Bandar Lampung, Senin, 16/9/2019.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Bandar Lampung mesti memberikan solusi terkait pengelolaan sungai di Kota Tapis Berseri. Selain penyempitan, banyak sungai mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah. Apalagi, ada industri kecil pembuatan tempe di Gedung Pakuon yang menggunakan air sungai yang sudah tercemar, maka pemerintah harus hadir memberikan solusi.

“Bicara kesehatan, bicara sungai adalah jangka panjang. Sebab, ada beberapa kriteria penyakit yang diakibatkan air kotor itu yang tidak langsung dirasakan saat ini juga,” ujarnya.

Dalam Pasal 28 UUD 1945, UU 39/1999 tentang HAM, dan UU 32/2009 bahwa hak atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat merupakan bagian dari hak asasi manusia (HAM). Hak tersebut harus dipenuhi pemerintah sebagai penyelenggara negara.

“Bicara masalah air, maka air ini harus difasilitasi pemerintah. Sebab, air bagian dari HAM, yaitu hak atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Pemerintah harus memberikan jaminan ketersediaan air, mulai dari hulu sampai hilirnya,” kata dia.

Duajurai memberitakan sejumlah warga mencuci kedelai di Kali Belau, Gedung Pakuon, Kecamatan Telukbetung Selatan, beberapa waktu lalu. Airnya berwarna kehijauan. Sampah tersangkut di antara berbatuan. Selang-selang maupun paralon terlihat menjulur ke badan sungai, mengalirkan limbah rumah tangga. Tampak pula selang pembuangan limbah tinja yang langsung mengalir ke sungai.(*)

Baca juga Pembuat Tempe Cuci Kedelai di Kali Belau, Walhi Pastikan Air Tak Layak Pakai

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Pelantikan Presiden, Polresta Bandar Lampung Perketat Keamanan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung memperketat keamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil …