Itera Bentuk Satgas Publikasi dan Keterbukaan Informasi Publik


REKTOR Itera Ofyar Z Tamin meneken surat pengukuhan Publikasi dan Keterbukaan Informasi Publik, beberapa waktu lalu. | Humas Itera

JATIAGUNG, duajurai.co – Institut Teknologi Sumatera (Itera) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Publikasi dan Keterbukaan Informasi Publik. Satgas tersebut beranggotakan perwakilan dari masing-masing jurusan, program studi, unit, lembaga, serta mahasiswa.

Pengukuhan Satgas Publikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Itera berlangsung pada focus group discussion (FGD) “Penguatan Fungsi Lembaga Kehumasan dan Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) Itera” di Aula C kampus setempat, Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, beberapa waktu lalu. Rektor Itera Ofyar Z Tamin yang mengukuhkan anggota satgas.

“Kami berkomitmen dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik. Sebagai institusi baru, kami juga harus memperkenalkan diri kepada masyarakat luas,” kata Ofyar, seperti dikutip dari laman Itera, Sabtu, 14/9/2019.

Dia mengatakan, dengan dibentuknya Satgas Publikasi dan Keterbukaan Informasi Publik, Itera akan melibatkan melibatkan seluruh sivitas akademika untuk berkolaborasi. Sinergi tersebut dalam menyampaikan segala informasi tentang Itera kepada masyarakat luas.

Kepala Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti, salah satu pemateri FGD, menyatakan, publikasi yang dilakukan unit humas terbilang penting untuk membangun reputasi sebuah institusi, termasuk kampus. Sebagai kampus baru, Itera perlu fokus membangun reputasi baik. Hal tersebut akan berdampak bagi input mahasiswa, dosen, lulusan, hingga peluang kerja sama.

“Sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) baru, Itera harus dikenal di jajaran nasional sebagai center of excellence Sumatra. Itu reputasi yang harus dibangun dan dijaga oleh seluruh sivitas akademikanya,” kata dia.

Pemateri lainnya, Pemimpin Redaksi Lampost.co Sjaichul Anwar menekankan perguruan tinggi harus dapat membangun relasi dengan media untuk menyampaikan program dan kegiatan. Humas, selama ini menjadi perantara hubungan kampus dengan media dalam hal publikasi, salah satunya melalui pembuatan siaran pers.

Pemateri terakhir, Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung Dery Hendryan menambahkan, pada era serba digital dan canggih saat ini, setiap lembaga termasuk perguruan tinggi negeri harus semakin terbuka dalam hal informasi publik. Sebab, hal tersebut menjadi ciri bahwa lembaga dimaksud mampu beradaptasi dengan era yang semakin modern dan terbuka.

“Sebagai perguruan tinggi baru, Itera harus dapat membuat terobosan dan akselerasi dalam keterbukaan informasi publik yang memang telah diamanatkan oleh undang-undang,” ujar Derry.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Menteri Ristek-Dikti Buka Lagi Prodi Pendidikan Bahasa Lampung Unila

JAKARTA, duajurai.co – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Mohamad Nasir membuka lagi Program …