Taman Gajah Tak Terawat, Saprul Al Hadi Sebut Kesadaran Masyarakat Rendah


SEORANG warga berjalan di Taman Gajah, Enggal, Bandar Lampung, Kamis, 12/9/2019. Kondisi terkini, beberapa pohon dan tanaman di ruang terbuka hijau itu mati, sehingga terlihat gersang. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepala Bagian Perlengkapan Biro Aset Pemprov Lampung Saprul Al Hadi menyatakan, pihaknya telah berupaya mengelola Taman Gajah dengan baik. Namun, perilaku masyarakat yang tidak bisa menjaga kebersihan membuat Taman Gajah menjadi kumuh, sehingga terkesan kurang terawat.

“Memang kesadaran masyarakat masih rendah sekali. Kotak sampah sudah disiapkan, tapi masih suka buang sampah sembarangan. Malah terkadang kotak sampah sudah di depan mata, tapi masih juga buang sampah sembarangan,” kata Saprul kepada duajurai.co via telepon, Kamis, 12/9/2019.

Dia mengatakan, pihaknya mempekerjakan sebanyak lima orang untuk membersihkan serta merawat tanaman di Taman Gajah. Namun, tidak cukup hanya menyerahkan kepada mereka ihwal kebersihan Taman Gajah. Perlu partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang terbuka hijau tersebut.

“Sudah ada petugas yang membersihkan dan merawat tanaman. Tapi, kalau pengunjungnya tidak mau sama-sama menjaga, ya sulit,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, Taman Gajah terlihat bersih pada pagi hari. Sebab, petugas memang membersihkan pada pagi hari. Namun, menjelang sore, kala pengunjung mulai ramai, sampah mulai berserakan. Sebagian besar tanaman tampak kering. Beberapa Pohon Palem yang ditanam terlihat mati dan tumbang. Siang hari, suasana tampak gersang karena tidak ada pohon rindang. Pohon Palem yang hidup pun tidak membuat suasana menjadi teduh.(*)

Baca juga Taman Gajah Lampung Tak Terawat, Banyak Pohon Mati dan Gersang

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Konseling, Dinkes Bandar Lampung akan Siapkan Ruang Khusus Remaja

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung akan menyiapkan ruang khusus bagi remaja …