Taman Gajah Lampung Tak Terawat, Banyak Pohon Mati dan Gersang


SEORANG warga berjalan di Taman Gajah, Enggal, Bandar Lampung, Kamis, 12/9/2019. Kondisi terkini, beberapa pohon dan tanaman di ruang terbuka hijau itu mati, sehingga terlihat gersang. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah warga merasa prihatin melihat kondisi terkini Taman Gajah, Enggal, Kota Bandar Lampung. Pasalnya, ruang terbuka hijau di Kota Tapis Berseri itu tampak kurang terawat.

Oktario (33), warga Way Halim, mengaku kecewa saat berkunjung ke Taman Gajah bersama istri dan putrinya, lusa lalu. Menurutnya, kondisi taman tidak terawat. Sampah berserakan, dan tanaman banyak yang mati. Pengelolaan parkir juga semrawut.

“Sampah berserakan sekali. Masalah sampah memang lebih kepada kesadaran masyarakatnya sih. Tapi, kalau pengelolaannya baik, mestinya tidak separah itu sampahnya,” kata Oktario, Kamis, 12/9/2019.

Taman yang mestinya hijau dan pepohonan rindang serta membuat sejuk, justru sebaliknya. Tanaman banyak yang kering, terkesan tidak terurus.

“Parkir juga makin semrawut. Banyak mobil pengunjung yang parkir di Jalan Jenderal Sudirman, bahkan di tikungannya. Dampaknya, arus kendaraan menjadi tidak lancar. Artinya, pengelolaan parkir tidak baik,” ujarnya.

Menurutnya, Taman Gajah ramai pengunjung hampir setiap sore hingga malam hari. Bukan hanya pada akhir pekan, tetapi juga pada hari kerja. Namun, kondisi Taman Gajah tak lagi seperti public space. Pemandangannya lebih mirip pasar malam, ramai tapi kumuh.

“Ini menunjukkan ruang terbuka hijau sangat dibutuhkan warga Bandar Lampung. Mestinya dikelola dengan baik, dan pembangunan yang belum rampung dilanjutkan supaya masyarakat punya tempat berwisata gratis di tengah kota. Kami kecewa kalau pembangunannya berhenti,” kata dia.

Hal senada disampaikan Minanti (27), warga Telukbetung. Dia berharap Taman Gajah dikelola dan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau yang sebenarnya.

“Bukan sekadar lapangan, gersang tak ada pohon rindang. Padahal, itu satu-satunya ruang terbuka hijau di Bandar Lampung, kok kondisinya begitu,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, Taman Gajah terlihat bersih pada pagi hari. Sebab, petugas memang membersihkan pada pagi hari. Namun, menjelang sore, kala pengunjung mulai ramai, sampah mulai berserakan. Sebagian besar tanaman tampak kering. Beberapa Pohon Palem yang ditanam tampak mati dan tumbang. Siang hari, suasana terlihat gersang karena tidak ada pohon rindang. Pohon Palem yang hidup pun tidak membuat suasana menjadi teduh.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Konseling, Dinkes Bandar Lampung akan Siapkan Ruang Khusus Remaja

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung akan menyiapkan ruang khusus bagi remaja …