Kenakan Pakaian Hitam, Masyarakat Sipil Lampung Tolak Revisi UU KPK


LBH Bandar Lampung bersama masyarakat sipil menggelar Aksi Kamisan di Bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Kamis, 12/9/2019. Dalam aksi kali ini, massa mengajukan sejumlah tuntutan, di antaranya menolak revisi UU KPK. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung bersama mahasiswa, civil society organization (CSO), penyintas, dan masyarakat sipil menggelar Aksi Kamisan di Bundaran Tugu Adipura, Enggal, Bandar Lampung, Kamis, 12/9/2019.

Unjuk rasa diawali dengan aksi diam di Bundaran Tugu Adipura. Massa aksi tampak mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan alat peraga, yaitu payung hitam bertuliskan Aksi Kamisan.

“Ini Kamisan ke-5 di Lampung. Kalau di nasional sudah 600-an kali. Di berbagai daerah lain juga sudah berjalan. Kegiatan ini memang diinisiasi LBH, namun kami membuka peluang bagi siapa pun yang mau bergabung dan turut andil dalam aksi ini,” kata Kodri Ubaidillah, Kepala Divisi Advokasi LBH Bandar Lampung.

Dia mengatakan, Aksi Kamisan untuk mendorong pemerintah menegakkan hukum terhadap berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Di Lampung, terdapat sejumlah kasus yang belum terungkap. Beberapa di antaranya tragedi Talangsari dan UBL Berdarah.

“Kami juga mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk bisa memaknai demokrasi. Misal, tidak mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tak prorakyat, seperti kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tarif listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan lain-lain,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, sebagai berikut:

  1. Tuntaskan pelanggaran HAM Berat Tanjung Priok 1984 dan Talangsari 1989
  2. Tolak revisi Undang-undang KPK, revisi Undang-undang Ketenagakerjaan, revisi Undang-undang Pertanahan, serta Rancangan Undang-undang KUHP
  3. Tolak calon pimpinan (capim) KPK bermasalah
  4. Hapuskan PP 78/2015 tentang Pengupahan
  5. Hentikan tindakan represif terhadap masyarakat Papua dan hidupkan kembali jaringan telekomunikasi di sana.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tingkatkan Soft Skill, BPDASHL WSS Fasilitasi Pembuatan Batik Ecoprinting

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih-Way Sekampung (BPDASHL-WSS) …