Fahrizal Darminto Dianggap Calon Kuat Sekprov Lampung, 3 Kandidat Lain Optimis


PENJABAT Sekprov Lampung Fahrizal Darminto bersalaman dengan tim seleksi ulang jabatan Sekprov Lampung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu, 11/9/2019. Fahrizal salah satu dari empat calon Sekprov Lampung. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Empat calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung mengikuti tes terakhir dalam seleksi terbuka ulang jabatan di Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu, 11/9/2019. Nantinya, tiga dari mereka akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Empat calon sekprov tersebut, yaitu Penjabat (Pj) Sekprov Lampung Fahrizal Darminto, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Fredy, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Lampung Minhairin, dan Kepala Badan Penyelenggara Korpri Provinsi Lampung Edarwan.

Dari keempat orang tersebut, Fahrizal dianggap kandidat kuat. Dia mendapat nilai tertinggi untuk tes esai. Namun demikian, Fahrizal tak jemawa. Menurutnya, semua kandidat memiliki potensi dan peluang yang sama.

“Nanti kan ada tiga nama yang diajukan ke presiden, jadi nanti presiden yang menentukan. Tiga nama itu sudah pasti bagus semua, jadi kalau diambil satu pun itu sudah pasti bagus. Yang penting, saat proses ini harus dilaksanakan sesuai dengan standar, sehingga tidak cacat hukum. Jangan ada diskriminasi dan jangan ada macam-macamlah. Jalani dengan benar,” kata Fahrizal di Hotel Horison.

Menurutnya, calon sekprov mesti memiliki kompetensi. Sebab, jabatan sekprov memiliki dua fungsi. Satu sisi membantu gubernur sebagai kepala daerah, dan satu sisinya membantu gubernur sebagai kepala wilayah, yaitu wakil pemerintah pusat di daerah.

“Sehingga, sekprov juga menjadi sekretaris gubernur untuk melakukan binwas (pembinaan pengawasan pembangunan) daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Edarwan optimistis menjadi Sekprov Lampung. Dia telah berusaha semaksimal mungkin dalam seleksi terbuka ulang jabatan sekprov. Kini, Edarwan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

“Mengenai hasil, saya serahkan kepada Allah. Masuk tiga besar atau tidak, tidak ada masalah. Legawa harus dong. Kalau memang masuk Alhamdulillah, belum masuk juga Alhamdulillah,” kata dia.

Sikap serupa ditunjukkan Minhairin. Dia siap menerima apa pun hasil seleksi. Dalam pandangannya, seorang sekprov mesti berkualitas, mumpuni, dan cakap.

“Intinya, saya minta yang terbaik kepada Yang Kuasa. Kalau kita tidak jadi, itu yang terbaik. Siap jadi (sekprov), juga (harus) siap tidak jadi,” ujarnya.

Pun demikian dengan Fredy. Dia ingin selalu ada lompatan dalam karirnya sebagai ASN. Atas dasar itu, dia optimistis menjadi Sekprov Lampung.

“Ya percaya dirilah. Saya kan dahulu lama di Pemprov Lampung. Saya sekitar 17 tahun menjadi ASN Bappeda Lampung. Setelah itu, saya menempati posisi sebagai Kepala Bappeda Pesawaran selama lima tahun. Lalu, menjadi Sekda Pesisir Barat. Sekarang menjabat sebagai Sekda Lampung Selatan. Ini ada peluang lagi, ya saya lakukan,” ucap Fredy.(*)

Baca juga KASN Awasi Seleksi Terbuka Ulang Jabatan Sekprov Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

PLN Lampung Pastikan Aman Pasokan Listrik Selama Natal-Tahun Baru 2020

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung telah mempersiapkan pasokan listrik. …