Warga Diusir karena Tak Punya e-Toll BNI, Bandara Radin Inten II: Tunjukkan Petugasnya


BANDAR Udara Radin Inten II Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pihak Bandara Radin Inten II memastikan bahwa kartu Brizzi bisa digunakan di pintu masuk parkir bandara. Pemberlakuan penggunaan e-Money di Bandara Radin Inten II telah berlangsung sejak 1 September 2019.

“Saya pastikan, sejak pagi sampai sore ini tidak ada masalah untuk penggunaan kartu Brizzi maupun BNI, semua lancar saja,” kata Wahyu Aria Sakti, Humas Bandara Radin Inten II, kepada duajurai.co via telepon, Selasa sore, 10/9/2019.

Dia mengatakan, tidak dibenarkan jika ada petugas yang memaksa pengunjung menggunakan atau membeli kartu Tap Cash BNI untuk masuk ke parkir bandara. Selain itu, petugas juga tidak boleh menyuruh pengunjung untuk mundur atau putar balik, terlebih dengan nada yang kurang sopan.

“Tidak benar itu caranya. Tidak boleh petugas kami memperlakukan pengunjung secara tidak baik. Kami kan instansi pelayanan publik. Maka, kami mengundang warga yang merasa diperlakukan tidak baik itu untuk datang ke kantor, dan menunjukkan siapa petugas yang melakukan itu, sehingga kami bisa mengambil tindakan,” ujarnya.

Terkait penggunaan e-Money untuk membayar biaya masuk parkir bandara, menurutnya, sudah disosialisasikan melalui tiga media cetak pada 30 dan 31 Agustus 2019.

“Selain itu, kami juga pasang banner pemberitahuan penggunaan e-Toll di pintu masuk bandara,” kata dia.

Seorang warga bernama Norma Marpaung mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari oknum petugas parkir Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan. Pasalnya, sang petugas sempat mengusir dari pintu masuk area parkir lantaran Norma tidak memiliki kartu elektronik tol (e-Toll) BNI.(*)

Baca juga Tak Punya e-Toll BNI, Perempuan Ini Diusir saat Masuk Bandara Radin Inten II

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tingkatkan Soft Skill, BPDASHL WSS Fasilitasi Pembuatan Batik Ecoprinting

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Way Seputih-Way Sekampung (BPDASHL-WSS) …