Pemprov Lampung Dukung Pelindo II Panjang Jadi Pionir Digitalisasi Pelabuhan


WAKIL Gubernur Lampung Chusnunia Chalim memberi sambutan pada peresmian Automatic Container Terminal di Pelindo II (Persero) Cabang Panjang, Bandar Lampung, Senin, 10/9/2019. Chusnunia mendukung penuh Pelindo II Cabang Panjang menjadi pionir digitalisasi pelabuhan di Indonesia. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendukung penuh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Panjang menjadi pionir digitalisasi pelabuhan di Indonesia. Itu menyusul peresmian automatic container terminal “auto gate system” di Terminal Petikemas, Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Senin, 9/9/2019.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berharap, penerapan digitalisasi tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Sehingga, lebih mudah, cepat, dan murah, serta berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian Lampung.

“Pemprov Lampung akan mendukung Pelindo II Cabang Panjang terkait digitalisasi auto gate system. Hal ini sebagai upaya dalam peningkatan kualitas layanan, produktivitas, dan kinerja yang lebih efektif dan efisien,” kata Chusnunia melalui rilis dari Humas Pemprov Lampung.

Mantan Bupati Lampung Timur itu berharap, penerapan auto gate system dapat membuat pelayanan lebih maksimal dari sebelumnya. Kalau sudah maksimal tentu akan membawa efek bagi perekonomian Lampung. Lebih dari itu, dengan semakin maju, Pelabuhan Panjang bisa menjadi subregional yang membuat Lampung maju dan terdepan di Pulau Sumatra.

“Sistem ini diharapkan mempermudah dalam pendistribusian komoditas Lampung yang berujung pada meningkatnya akan ekspor yang bermuara pada meningkatnya perekonomian Lampung,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatra Bagian Barat Yusmariza menyatakan, penerapan auto gate system merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan iklim investasi dan usaha yang kondusif dengan memperlancar logistik ekspor dan impor. Penerapan auto gate system merupakan bentuk kepercayaan Bea Cukai kepada Pelindo II Cabang Panjang untuk mengelola sendiri pemasukan dan pengeluaran barang ke/dan dari TPS online tanpa pengawasan langsung.

Auto gate system ini bertujuan untuk percepatan pemasukan dan pengeluaran barang, pengurangan biaya, serta meningkatkan akurasi dan validasi data. Kemudian, mendorong pertumbuhan ekspor, percepatan pengiriman, dan meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung,” kata dia.

Menurut Dirut Utama Pelindo II Elvyn G Masassya, penerapan auto gate system bertujuan agar pelayanan di Pelabuhan Panjang dapat lebih mudah, cepat, dan murah. Serta meningkatkan pertumbuhan truk kontainer yang lebih besar yang berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian Lampung. Penerapan auto gate system merupakan program digitalisasi Indonesia untuk menuju pelabuhan dunia.

“Dalam konteks digitalisasi, kami punya pelabuhan-pelabuhan di luar Tanjung Priok. Pelabuhan Panjang adalah salah satu pionir untuk digitalisasi. Penerapan digitalisasi ini tidak hanya di terminal, tetapi juga di lapangan, pergudangan, keuangan dan sistem lainnya,” ujar Elvyn.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tingkatkan Hasil Panen, Pairin Ajak Masyarakat Metro Kurangi Konsumsi Beras

METRO, duajurai.co – Wali Kota Metro Achmad Pairin mengajak masyarakat setempat tidak membiasakan mengonsumsi beras. …