UPT Kebun Raya Itera Eksplorasi Tumbuhan Langka di Gunung Betung


UPT Kebun Raya Itera saat melakukan penelitian dan eksplorasi tumbuhan langka di Tahura Wan Abdurrahman, Talang Kelik, Gunung Betung, Kabupaten Pesawaran, beberapa waktu lalu. | Humas Itera

PESAWARAN, duajurai.co – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera) melakukan penelitian dan eksplorasi tumbuhan langka di Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdurrahman, tepatnya di Talang Kelik, Gunung Betung, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menambah koleksi jenis tumbuhan langka khas Lampung di Kebun Raya Itera sekaligus sebagai upaya pelestarian dari kepunahan.

Berdasar keterangan tertulis dari Humas Itera, Kamis, 5/9/2019, kegiatan tersebut dimulai sejak pertengahan Agustus. Tim Kebun Raya Itera bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan warga setempat berhasil memperoleh 196 jenis tumbuhan lokal endemik Lampung. Nantinya, tumbuhan itu akan menjadi koleksi baru Kebun Raya Itera.

Dari 196 jenis tumbuhan tersebut, 18 di antaranya merupakan tumbuhan yang masuk dalam kategori Status konservasi IUCN Red List. Maksudnya, kategori yang digunakan oleh organisasi internasional untuk konservasi alam International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) dalam mengklasifikasi spesies-spesies tumbuhan yang terancam kepunahan.

Beberapa jenis tumbuhan langka dimaksud, antara lain jenis Amorphophallus paeoniifolius atau tumbuhan suweg. Kemudian, Dysoxylum alliaceum (suren) dan Ficus carica L. (buah tin) hingga Magnolia champaca (L.) Baill. Ex Pierre (cempaka wangi).

Koordinator Penelitian dan Eksplorasi Dwi Murti Puspitaningtyas mengatakan, penelitian dan eksplorasi itu tak hanya mengoleksi tumbuhan lokal endemik Lampung untuk dikonservasi di Kebun Raya Itera. Tapi, juga menjadi bentuk transfer pengetahuan seputar kegiatan pengayaan koleksi tumbuhan dari tim LIPI kepada pengelola Kebun Raya Itera.

“Saat ini, tahapan kegiatan eksplorasi tanaman sudah selesai. Seluruh bibit hasil eksplorasi sedang diaklimatisasi atau diberi perlakuan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan Kebun Raya Itera,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

LCT IPS SMA, Peserta Masuk Babak Final Diterima Jadi Mahasiswa Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rektor Universitas Lampung (Unila) Hasriadi Mat Akin resmi membuka Lomba Cepat …