3 Hari Operasi Patuh Krakatau, Polresta Bandar Lampung Tilang 905 Pengendara


KASAT Lantas Polresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Reza Khomeini memeriksa kelengkapan surat pengendara sepeda motor, beberapa waktu lalu. Pemeriksaan surat-surat kendaraan itu pada Operasi Patuh Krakatau. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung menilang sebanyak 905 pengendara dan mengeluarkan 55 teguran. Jumlah pelanggar lalu lintas itu selama tiga hari Operasi Patuh Krakatau.

“Hingga tiga hari Operasi Patuh Krakatau, kami sudah menilang 905 pelanggar lalu lintas di sejumlah lokasi razia di Kota Bandar Lampung,” kata Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Reza Khomeini melalui rilis yang diterima duajurai.co, Sabtu, 31/8/2019.

Pria lulusan Akpol tahun 2006 itu mengatakan, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua. Perinciannya, tidak mengenakan helm SNI sebanyak 346 perkara, pengendaran di bawah umur 91 perkara, dan melawan arus sebanyak 38 perkara. Kemudian, menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak enam perkara dan perkara lainnya sebanyak 264.

Sedangkan pengendara roda empat masih didominasi oleh pelanggaran safety belt sebanyak 54 perkara, melawan arus tujuh perkara. Selanjutnya, penggunaan handphone saat berkendara sebanyak dua perkara serta pengendaran di bawah umur tiga perkara.

Selain itu, Satlantas Polresta Bandar Lampung juga menyita dua sepeda motor selama Operasi Patuh Krakatau. Penyitaan tersebut karena kendaraan roda dua dimaksud belum dilengkapi surat-surat.

“Razia akan difokuskan di beberapa titik yang selama ini dinilai sangat rawan akan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Ikat Napi di Pohon, Oknum Sipir Rutan Way Huwi Diperiksa Kemenkumham

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tengah …