Visi Misi 5 Bakal Calon Rektor Unila Periode 2019-2023


LIMA balon rektor Unila menyampaikan visi misi dan program kerja di GSG kampus setempat, Jumat, 30/8/2019. Kelimanya, Profesor Karomani, Profesor Irwan Sukri Banuwa, Profesor Bujang Rahman, Profesor Muhammad Kamal, dan Profesor Satria Bangsawan. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lima bakal calon (balon) rektor Universitas Lampung (Unila) menyampaikan visi misi pada rapat senat terbuka di Gedung Serbaguna (GSG) kampus setempat, Bandar Lampung, Jumat, 30/8/2019. Setiap balon diberi waktu 15 menit untuk memaparkan visi misi dan program kerjanya.

Berikut visi misi lima balon rektor Unila yang dihimpun duajurai.co: 

Profesor Karomani memiliki visi “Untuk Mewujudkan Universitas Lampung yang Unggul Berdaya Saing Regional dan Internasional”. Dia akan mengimplementasikan visi tersebut melalui empat strategi kebijakan, yaitu:

  1. Mewujudkan pelaksanaan pembelajaran dan kualitas kemahasiswaan yang bermutu
  2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas riset, inovasi, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat
  3. Meningkatkan kapasitas manajemen dan sumber daya internal
  4. Penguatan kerja sama dan keberlanjutan pendanaan yang sehat

Balon lainnya, Profesor Irwan Sukri Banuwa mengusung visi “Reaksi Cepat Menuju Universitas Lampung Top Ten University di Tahun 2025”. Untuk mewujudkan hal tersebut, dia akan mengambil kebijakan untuk mengoptimalkan beberapa program yang telah dirumuskan, sebagai berikut:

  1. Mengoptimalkan/perbaikan tata kelola Tridarma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian)
  2. Mengoptimalkan/perbaikan tata kelola keuangan
  3. Mengoptimalkan/perbaikan tata kelola kepegawaian (dosen dan karyawan) (kesejahteraan, peningkatan kualitas dan kuantitas peningkatan partisipasi)
  4. Mengoptimalkan/perbaikan tata kelola pembangunan sapras, IT, dan pendukung lainnya
  5. Mengoptimalkan pelaksanaan peraturan perundangan yang berlaku sebaik mungkin

Kemudian, Profesor Bujang Rahman memiliki visi  “Mengembangkan Unila dari Research University Menuju Entrepreneurial University yang Bereputasi di Tingkat Regional dan Internasional”. Guru besar FKIP Unila itu merumus enam pilar kebijakan guna mewujudkan visinya, yakni:

  1. Pendidikan 4.0,  mentransformasikan pendidikan masa depan yang adaptif dan holistik melalui penerapan teknologi, metode pembelajaran inovatif, dan sumber daya akademik yang berkualitas
  2. Bidang Kemahasiswaan, membentuk mahasiswa yang berkarakter kebangsaan dan kewirausahaan yang kreatif, inovatif, produktif, dan berdaya saing tinggi
  3. Bidang Riset dan Inovasi, melaksanakan riset multidisiplin yang menghasilkan pengembangan ipteks, karya ilmiah unggul, dan produk inovatif
  4. Bidang Profesionalisme dan Kesejahteraan, memberikan pelayanan akademik dan noakademik yang konsisten, komprehensif, dan kooperatif melalui dosen dan tenaga kependidikan yang kompeten, ramah, dan bertanggung jawab
  5. Bidang Tata Kelola dan Kelembagaan, peningkatan dan penguatan tata kerja dan tata laksana untuk menjamin terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi, pemenuhan tanggung jawab sosial, dan peningkatan revenue institusi
  6. Bidang Kerja Sama, peningkatan jejaring kerja sama yang strategis, sinergis, dan berkesinambungan

Berikutnya, Profesor Muhammad Kamal punya visi “Pengembangan Tata Kelola yang Baik untuk Mengakselarasi Unila sebagai Perguruan Tinggi Riset pada Era Revolusi Industri 4.0”. Untuk mewujudkan hal itu, maka dirumuskan beberapa kebijakan sebagai berikut:

  1. Mewujudkan pelaksanaan Tridarma Perguruang Tinggi yang berkualitas
  2. Peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas
  3. Peningkatan mutu pembelajaran dan kemahasiswaan
  4. Perencanaan yang baik di segala bidang dan peningkatan mutu kerja sama
  5. Pengelolaan infrastruktur dan aset yang baik dan terencana
  6. Meningkatkan manajemen keuangan yang baik dan terencana
  7. Pengembangan sistem informasi yang terintegrasi di segala aspek
  8. Meningkatkan pengawasan dan keterbukaan publik di segala bidang.

Sementara, Profesor Satria Bangsawan mengusung visi “Universitas Lampung menjadi Research University menuju Entrepreneurial University yang Berdaya Saing Regional dan Internasional”. Dia merumuskan tujuh strategi kebijakan guna mencapai visi tersebut, yaitu:

  1. Pengembangan riset transdisiplin dalam kerangka penta-helix (academic, bussines, goverment and non-goverment, community, and media) secara regional dan internasional
  2. Penguatan proses pembelajaran yang berbasis riset dasar/terapan dan kewirausahaan serta revolusi industri 4.0
  3. Pengembangan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dasar/terapan dan kewirausahaan
  4. Pengoptimalan jejaring global
  5. Pengoptimalan tata kelola universitas yang baik didukung kualitas sumber daya manusia
  6. Penguatan sarana dan prasarana pendukung Tridarma perguruan tinggi.
  7. Peningkatan soft kompetensi untuk menciptakan lulusan berdaya saing global.(*)

Baca juga Demo, Ini Tuntutan Mahasiswa Soal Pemilihan Rektor Unila

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pertama di Indonesia, 6.351 Tahfizh Alquran Madrasah se-Lampung Diwisuda

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 6.351 tahfizh Alquran lulusan madrasah se-Lampung diwisuda. Wisuda berlangsung di Gedung Serbaguna …