Operasi Patuh Krakatau, Ini Pelanggaran yang Disasar Polda Lampung


WAKAPOLDA Lampung Brigadir Jenderal Sudarsono | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Operasi Patuh Krakatau selama 14 hari, 29 Agustus-11 September mendatang. Selama razia tersebut, sasaran pelanggaran lalu lintas akan menyesuaikan karakteristik kewilayahan.

“Pelanggaran yang disasar antara lain penggunaan helm SNI, tidak menggunakan safety belt, dan kendaraan roda empat yang melawati batas kecepatan,” kata Wakapolda Lampung Brigadir Jenderal Sudarsono usai Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Krakatau di Polresta Bandar Lampung, Kamis, 29/8/2019.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menindak pengemudi yang melawan arus dan mabuk saat berkendara. Kemudian, pengendara yang masih di bawah umur. Pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara akan diberi tindakan langsung (tilang).

“Jika ada kendaraan yang menggunakan lampu strobo tidak sesuai kebutuhannya juga akan ditindak,” ujarnya.

Operasi Patuh Krakatau mengerahkan sebanyak 596 personel. Mereka merupakan gabungan dari anggota Polda Lampung dan seluruh polres di Lampung. Nantinya, pelaku pelanggaran akan disidang di tempat.(*)

Baca juga Tekan Lakalantas, Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 14 Hari

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Ikat Napi di Pohon, Oknum Sipir Rutan Way Huwi Diperiksa Kemenkumham

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tengah …