Prof Mukri, Tokoh Pilihan Duajurai 2019 Bidang Lingkungan


GRAFIS Dede Darmawan Saputra | duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pada ulang tahun ke lima, duajurai.co kembali memberikan Anugerah Tokoh Pilihan Duajurai. Ini ke tiga kalinya pemberian anugerah untuk tokoh-tokoh dengan kiprah luar biasa dan menginspirasi.

Anugerah diberikan pada acara syukuran ulang tahun ke-5 Duajurai.co di Kafe Bifaz, Pahoman Bandar Lampung, Minggu malam, 25/8/2019.

Ada satu anugerah khusus dan 5 bidang tokoh pilihan, salah satunya bidang Lingkungan yang diberikan kepada Prof Dr Mohammad Mukri MAg, Rektor UIN Raden Intan Lampung. Berikut narasi anugerah yang dibacakan oleh Febrilia Ekawati, Direktur Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS).

PROF Dr Mohammad Mukri MAg, Rektor UIN Raden Intan Lampung (kiri) menerima plakat Anugerah Tokoh Pilihan Duajurai 2019 Bidang Lingkungan dari Febrilia Ekawati, Direktur YKWS di Kafe Bifaz, Bandar Lampung, Minggu malam, 25/8/2019 | umar robani/duajurai.co

TOKOH PILIHAN DUAJURAI 2019 BIDANG LINGKUNGAN

ANDA yang 15, 10 atau 5 tahun lalu pernah bertandang ke kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, mungkin akan tercengang jika datang kembali saat ini.

Kampus di bilangan Sukarame, Bandar Lampung, tersebut telah mengalami perubahan mencolok. Dari kampus “old school” yang gersang dan jauh dari kesan indah, kini UIN Raden Intan bertransformasi menjadi kampus modern, ijo royo royo, asri, sejuk, dan indah, bahkan ramah lingkungan.

UIN Raden Intan bahkan menjadi ikon nasional green campus di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
Dalam penilaian UI Greenmetric, mereka menempati peringkat 18 secara nasional dan 337 dunia untuk pengembangan kampus berwawasan lingkungan (ecocampus).

Untuk hal yang sama, UIN Raden Intan berada di peringkat tiga se-Sumatera dan peringkat pertama di Lampung. Khusus, lingkup PTKIN se-Indonesia, mereka bahkan berada di peringkat pertama.

Setidaknya ada tiga langkah penting yang dilakukan dalam mewujudkan UIN Lampung sebagai kampus yang ramah lingkungan.

1. Menciptakan ekosistem yang sehat yakni dengan membangun bendungan atau embung, dan biopori. Langkah ini membuat kampus tidak banjir saat musim hujan, dan tidak kekeringan saat kemarau.

2. Menjadikan kampus bebas asap rokok. Di lingkungan kampus semua sivitas akademika tidak diperbolehkan merokok. Bahkan kantin pun tidak diperbolehkan menjual rokok.

3. Melakukan penghijauan dengan rmenyediakan ruang untuk penanaman pohon. Dampaknya, selain mempunyai “paru-paru” karena banyak tanaman, kampus juga menjadi asri dan indah, serta ramah lingkungan.

Tentu bukan pekerjaan mudah melakukan semua perubahan besar tersebut. Perlu visi, kebijakan, langkah nyata, konsistensi dan keberanian untuk mewujudkannya. Di sinilah peran kepemimpinan menjadi kunci.

Hadirin sekalian, atas komitmen, kerja keras, konsistensi, dan kepemimpinan yang dengan luar biasa membawa UIN Raden Intan menjadi kampus hijau dengan reputasi nasional, maka Anugerah Tokoh Pilihan duajurai.co Tahun 2019 bidang Lingkungan diberikan kepada….
Rektor UIN Raden Intan Prof Dr Mohammad Mukri MAg,(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Warga Gedung Pakuon-Pesawahan Buang Limbah Tinja ke Kali-Parit, Septic Tank Komunal Jadi Solusi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lurah Gedung Pakuon Musa Shaleh menyatakan bahwa di wilayahnya terdapat 329 kepala keluarga …