17 Hari PKM, 79 Mahasiswa Uhamka Temu Pamit dengan Pemkab Lampung Selatan


MAHASISWA Uhamka foto bersama dengan pejabat Pemkab Lampung Selatan, Jumat, 23/8/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Setelah menjalani pengabdian selama 17 hari, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka) yang menjalani kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Palembapang Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, resmi ditarik kembali ke kampus. Secara simbolis, penarikan PKM dilakukan dalam acara temu pamit sekaligus penyerahan mahasiswa PKM Uhamka di Aula Krakatau, kompleks Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat, 23/8/2019.

“Meskipun kegiatan ini hanya berlangsung singkat selama kurang lebih 17 hari, tetapi mudah-mudahan ada beberapa hal yang dilakukan mahasiswa mungkin bisa membawa kebaikan dan juga keberkahan, khususnya masyarakat di Desa Palembapang,” kata Faizal Ridwan Zamzany, Ketua Tim Pendamping mahasiswa PKM Uhamka.

Faizal mengatakan, tahun ini terdapat 79 mahasiswa Uhamka yang PKM. Mereka terbagi dalam enam kelompok yang tersebar di delapan dusun di Desa Palembapang. Pihaknya memilih Desa Palembapang sebagai lokasi PKM karena desa tersebut memiliki potensi yang besar ditambah letaknya yang dilalui jalur Trans Sumatera. Sehingga, banyak kegiatan pengabdian yang bisa dilakukan oleh mahasiswa.

“Sebelum melakukan PKM, para mahasiswa juga telah melakukan survei pendahuluan sebanyak tiga kali. Hal ini untuk memetakan masalah di lokasi kegiatan yang menjadi fokus PKM. Karena teman-teman mahasiswa ini diwajibkan melakukan pemetaan masalah bersama-sama masyarakat dan tokoh-tokoh. Kemudian, diminta melakukan rencana aksi terkait permasalahan itu,” ujarnya.

Sementara, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Keuangan Akar Wibowo berharap, kegiatan PKM yang telah dilakukan para mahasiswa UHAMKA akan banyak memberikan manfaat. Kemudian, dapat mencapai sasaran sebagaimana yang diharapkan oleh semua pihak.

“Mudah-mudahan tahun berikutnya bisa ditingkatkan pengabdianya, dari 17 hari menjadi tiga bulan. Pun demikian jumlah mahasiswanya dari 79 kalau bisa menjadi 300 mahasiswa, biar pengabdiannya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tingkatkan Hasil Panen, Pairin Ajak Masyarakat Metro Kurangi Konsumsi Beras

METRO, duajurai.co – Wali Kota Metro Achmad Pairin mengajak masyarakat setempat tidak membiasakan mengonsumsi beras. …