Hari Sanitasi, I Nyoman Harap Telukbetung Selatan Jadi Pionir Pengelolaan Sanitasi


I Nyoman Suartana, Urban Sanitation Specialist SNV Indonesia, memberikan sambutan pada kegiatan Hari Sanitasi di Dermaga Gudang Agen, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Kamis, 22/8/2019. Dalam sambutannya, dia berharap, Telukbetung Selatan bisa menjadi pionir dalam pengelolaan sanitasi di Kota Tapis Berseri. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Portal berita duajurai.co bersama SNV Indonesia mengadakan Hari Sanitasi di Dermaga Gudang Agen, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Kamis, 22/8/2019. Kegiatan bertajuk “Pekan Sanitasi 2019” itu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 duajurai.co.

“Kami berharap, Telukbetung Selatan bisa menjadi pionir pengelolaan sanitasi. Sebab, Bandar Lampung masih 0% dalam penegelolaan sanitasi aman. (Jadi), mesti ada yang memulai untuk memperbaikinya,” kata I Nyoman Suartana, Urban Sanitation Specialist SNV Indonesia, saat menyampaikan sambutan.

Dia mengatakan, sanitasi memiliki dampak yang besar bagi kesehatan. Penyakit yang paling sering ditemui akibat sanitasi buruk adalah diare. Dampak terburuknya adalah bisa menyebabkan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak).

“Sanitasi ini dekat dengan aktivitas sehari-hari, namun kerap luput dari perhatian,” ujarnya.

Menurut Nyoman, sanitasi tidak hanya tentang keberadaan jamban. Tapi, juga tempat penampungan dan penyedotan. Di Telukbetung Selatan, baru 8% warga yang melakukan penyedotan limbah tinja.

“Semoga kegiatan ini bisa menggugah perilaku masyarakat untuk memerhatikan sanitasi,” kata dia.(*)

Baca juga Semarakkan HUT ke-5, duajurai.co Gelar Hari Sanitasi di Dermaga Gudang Agen

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Kenalkan KH Gholib, Kemendikbud-Dakocan Gelar Pameran di PKOR Way Halim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Direktorat Jenderal (Ditjen) Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Komunitas …