Pemprov Lampung Sampaikan Aspirasi PPRL Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan


ASISTEN Perekonomian dan Pembangunan Lampung Taufik Hidayat meneken pernyataan sikap di hadapan perwakilan massa PPRL, Rabu, 21/8/2019. Pemprov Lampung akan menyampaikan aspirasi PPRL kepada pemerintah pusat terkait penolakan revisi UU Ketenagakerjaan. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerima perwakilan massa Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) pada unjuk rasa, Rabu, 21/8/2019. Dalam pertemuan tersebut, pemprov akan menyampaikan aspirasi PPRL ihwal penolakan revisi UU Ketenagakerjaan.

“Kami sebagai pihak penerima aspirasi dan akan disampaikan kepada pemerintah pusat,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lampung Taufik Hidayat saat berdialog dengan perwakilan PPRL.

Taufik mengatakan, pihaknya belum menerima draf revisi UU Ketenagakerjaan. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat juga belum memperolehnya. Kendati demikian, pemprov berjanji membawa aspirasi tersebut pada forum resmi.

Koordinator lapangan Tri Susilo mengatakan, revisi UU Ketenagakerjaan berkaitan dengan pasal upah, pesangon, pemutusan hubungan kerja (PHK), jam kerja, hingga pemagangan. Hal tersebut akan mengurangi kesejahteraan buruh.

“UU Itu akan jauh dari pekerjaan yang layak. Padahal, dalam UUD jelas menyatakan bahwa  pemerintah wajib menyiapkan pekerjaan yang layak,” ujarnya.(*)

Baca juga Demo, PPRL Minta Pemprov Lampung Sampaikan Aspirasi Penolakan Revisi UU Ketenagakerjaan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Junaidi Auly Minta Penyelesaian Konkret Soal Dampak Ekonomi Kebakaran Hutan

JAKARTA, duajurai.co – Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta pemerintah segera mengambil langkah …