Nunik Sidak Kapal Asing di Keramba Jaring Apung Pulau Siuncal


WAKIL Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat sidak uji petik dua kapal asing di Keramba Jaring Apung Pulau Siuncal, Kabupaten Pesawaran, Minggu, 18/8/2019. | Humas Pemprov Lampung

PESAWARAN, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto dan Tim Uji Petik melakukan inspeksi mendadak (sidak) uji petik dua kapal asing di Keramba Jaring Apung Pulau Siuncal, Kabupaten Pesawaran, Minggu, 18/8/2019. Dua kapal asing tersebut akan memuat ikan krapu cantik/cantang dalam kondisi hidup sebanyak 14 ton ke Hong Kong.

Chusnunia mengatakan, pelabuhan muat singgah kapal asing pengangkut ikan hidup di perairan Lampung ditetapkan di Pulau Siancal Legundi, Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut berdasar Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) dan SK Dirjen Perikanan Tangkap Nomor 54 Tahun 2016 tentang Pelabuhan Muat Singgah Kapal Asing Pengangkut Ikan Hidup untuk Tujuan Luar Negeri.

“Syarat muat pelabuhan untuk kapal pengangkut ikan harus ada unsur pengawas, karantina ikan, dan pengendalian mutu hasil perikanan. Juga beacukai, imigrasi, syahbadar dan karantina kesehatan. Keenam unsur tersebut harus melaksaakan tugasnya sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang telah ditetapkan,” kata Chusnunia melalui rilis dari Humas Pemprov Lampung, Senin, 19/8/2019.

Menurut perempuan yang biasa disapa Nunik itu, hasil identifikasi titik kritis SOP masing-masing unsur masih mungkin punya potensi kesalahan. Seperti ukuran kapal (GT) yang akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dari tambat labuh. Volume ikan yang akan berdampak terhadap Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) bea cukai dan pembacaan Vessel Monitoring System (VMS). Selain itu, juga kemungkinan ada muatan lain seperti narkoba ataupun orang.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan potensi adanya narkoba, Badan Narkotika Provinsi (BNP) akan disertakan dengan Tim Gabungan Pemeriksaan Kapal saat kedatangan berikutnya,” ujar dia.

Fahrizal menambahkan, kedatangan kapal asing pengangkut ikan hidup berikutnya agar lebih kritis melakukan uji petik. Juga lebih meningkatkan pengamanan terhadap perairan agar tidak merugikan negara.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Junaidi Auly Minta Penyelesaian Konkret Soal Dampak Ekonomi Kebakaran Hutan

JAKARTA, duajurai.co – Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta pemerintah segera mengambil langkah …