Kemarau, Sumur Warga Tanjung Senang Bandar Lampung Kering


WARGA Tanjung Senang, Bandar Lampung, antre air bersih, Senin, 19/8/2019. Sumur warga setempat kering karena masim kemarau. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kemarau dalam satu bulan terakhir berdampak buruk terhadap warga RT 14, Tanjung Senang, Bandar Lampung. Air dalam sumur warga terus menyusut hingga kekeringan.

Winda Apriyanti (35) salah satu warga, mengatakan, sumurnya mulai kering sejak akhir Juli lalu. Akibatnya, dia harus membeli air untuk keperluan masak dan minum.

“Ada satu warga yang punya sumur bor, jadi kami ngambil air di situ,” kata Winda kepada duajurai.co di depan rumahnya, Senin, 19/8/2019.

Hal serupa menimpa Rusmita Aprestini (37). Dia terpaksa membeli air karena air sumur di rumahnya mengeluarkan bau. Hal itu setelah sumur mengering karena musim kemarau. Rusmita pun tak berani mengonsumsinya, hanya digunakan untuk mandi dan mencuci.

“Cuma sedikit juga airnya, jadi ya kami beli atau ngambil di sumur bor milik warga. Itu pun terbatas,” ujarnya.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Ironi Pembuat Tempe, Cuci Kedelai di Kali Belau Dialiri Limbah (1)

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kali Belau terlihat tenang. Airnya berwarna kehijauan. Sampah tersangkut di antara berbatuan. Selang-selang …