APK Dipaku di Pohon Masih Jadi Langganan Pelanggaran Pilkada Lampung


PESERTA ekspose hasil pengawasan pemilihan umum foto bersama di Ballroom Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Kamis, 15/8/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemakuan alat peraga kampanye (APK) di pohon masih langganan pelanggaran saat pemilihan umum. Terbukti, pada pemilu 2019, Bawaslu Lampung masih banyak menemukan APK yang dipaku di pohon.

“Pelanggaran tempat pemasangan APK sebanyak 30.176 temuan, yang di antaranya adalah dipaku di pohon,” kata pimpinan Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar saat ekspose hasil pengawasan pemilihan umum di Ballroom Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Kamis, 15/8/2019.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, untuk mengantisipasi pelanggaran pada pilkada 2020, penyelenggara pemilu akan mendesain bagaimana sosialisasi yang efektif dan murah. Sehingga, bisa menyentuh semua lapisan dan pelanggaran tersebut bisa diminimalkan.

Dalam hal pencegahan, lanjut dia, Bawaslu akan mencoba beberapa alternatif. Sehingga, para calon kepala daerah tidak memasang APK di tempat yang melanggar.

“Salah satu alternatif dalam melakukan pencegahan, yakni bekerja sama dengan lembaga terkait, misalnya Walhi, Watala, dan sebagainya,” ujar Fatikhatul.(*)

Baca juga Ekspose Hasil Pengawasan Pemilu 2019, Bawaslu Lampung Tangani 135 Pelanggaran

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Fraksi PKS Lampung Siapkan Program Pendidikan Demokrasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masyarakat masih kurang memahami tupoksi (tugas pokok dan fungsi) anggota DPRD. …