Ramah Lingkungan, Pembagian Daging Kurban STMIK Pringsewu Pakai Besek


STMIK Pringsewu memotong dua ekor sapi pada Iduladha 1440 Hijriah. Pembagian daging kurban itu pun ramah lingkungan, yakni menggunakan besek. | STMIK Pringsewu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu memotong dua ekor sapi pada Iduladha 1440 Hijriah. Pembagian daging kurban itu pun ramah lingkungan, yakni menggunakan besek.

“Ini sebagai wujud ramah lingkungan,” kata Wakil Ketua III STMIK Pringsewu Sri Ipnuwati melalui rilis yang diterima duajurai.co, Selasa, 13/8/2019.

Dia mengatakan, panitia langsung mendistribusikan daging kurban kepada warga. Pendistribusian melibatkan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di sekitar kampus STMIK Pringsewu. Dengan demikian, tidak ada pembagian daging di kampus setempat.

Sri melanjutkan, selama ini kebiasaan warga membungkus daging kurban dengan kantong plastik. Tapi, tidak untuk STMIK Pringsewu. Pihaknya lebih memilih besek untuk membungkus daging kurban.

“Kami memilih besek untuk menghindari efek yang ditimbulkan dari pembungkus kantong plastik. Apalagi, plastik berwarna hitam atau kantong kresek berwarna hitam yang tidak memenuhi syarat kesehatan,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Nunik Sidak Kapal Asing di Keramba Jaring Apung Pulau Siuncal

PESAWARAN, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung …