Soal Tertembaknya Mahasiswa UBL, Polda Lampung Tepis Kabar Transaksi Senjata


KABID Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menepis kabar transaksi senjata dalam peristiwa tertembaknya Rahmat Heryanto, mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL). Saat ini, Rahmat tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.

“Isu tersebut (transaksi senjata) tidak benar. Insiden yang terjadi pada Sabtu lalu, 10 Agustus 2019 adalah akibat kelalaian,” kata Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra kepada duajurai.co di ruang kerjanya, Senin, 12/8/2019.

Dia mengatakan, pihaknya telah menahan dua anggota terkait peristiwa tersebut. Keduanya, Brigadir PJ dan Bripka D. Saat ini, Polda Lampung tengah mengusut kepemilikan dan asal senjata yang meletus.

Rahmat Heryanto tertembak saat makan di kantin kampus UBL, Sabtu, 10/8/2019, sekitar pukul 10.15 WIB. Peluru mengenai bagian atas pinggang belakangnya. Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung itu pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat.(*)

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Mahasiswa UBL Tertembak, Polda: Bukan Penembakan, Cuma Senjata Meletus

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang mahasiswa Universitas Bandar Lampung tertembak saat sedang makan di kantin kampus …