Polda Lampung Tahan 2 Polisi Soal Tertembaknya Mahasiswa UBL


KABID Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menahan dua polisi terkait tertembaknya Rahmat Heryanto, mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL). Saat ini, Rahmat tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit.

“Mereka adalah Bripka D dan Brigadir PJ, sudah dilakukan penahanan sejak Minggu, 11 Agustus 2019,” kata Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra kepada duajurai.co di ruang kerjanya, Senin, 12/8/2019.

Dia mengatakan, insiden tersebut tidak dengan sengaja. Namun, kelalaian anggotanya sehingga menelan korban. Demikian hasil pemeriksaan Propam Polda Lampung.

Peristiwa itu bermula saat Brigadir PJ menyerahkan pistol kepada Bripka D. Tiba-tiba senjata api tersebut meletus saat PJ mencoba mengokang. Kemudian, peluru mental dan mengenai Rahmat. Peristiwa dilakukan di dalam Toyota Agya di kompleks kampus UBL.

“Kasus tersebut sedang dalam penyidikan Ditreskrimsus Polda Lampung. Kemungkinan ada satu anggota lagi yang akan ditahan. Tapi, ini masih dalam penyidikan,” ujarnya.

Rahmat Heryanto tertembak saat makan di kantin kampus UBL, Sabtu, 10/8/2019, sekitar pukul 10.15 WIB. Peluru mengenai bagian atas pinggang belakang. Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung itu pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat.(*)

Baca juga Mahasiswa UBL Tertembak, Polda: Bukan Penembakan, Cuma Senjata Meletus

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …