Silaturahmi dengan PWNU Lampung, GMKI Diskusikan Intoleransi-Radikalisme


KETUA PWNU Lampung Prof Moh Mukri (berkacamata) foto bersama Badan Pengurus Cabang GMKI Bandar Lampung, Sabtu, 10/8/2019. | GMKI Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandar Lampung bersilaturahmi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Sabtu, 10/8/2019. Dalam silaturahmi itu, GMKI dan PWNU mendiskusikan ihwal intoleransi dan radikalisme.

“Munculnya intoleransi yang berpotensi radikalisme di kalangan mahasiswa karena banyaknya pemahaman konsep yang salah. Sehingga, menimbulkan hate speech atau ujaran kebencian,” kata Candra Taripar Silaban, Ketua Bidang Pendidikan Kader GMKI Bandar Lampung, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Minggu, 11/8/2019.

Menurut Ketua PWNU Lampung Prof Moh Mukri, intoleransi dan radikalisme dimulai sejak reformasi. Norma-norma hukum yang tidak berjalan menjadi salah satu penyebab intoleransi yang berujung pada radikalisme. Adapun yang menjadi sasaran empuk adalah lingkup mahasiswa.

“Untuk menyikapinya, harus ada kesadaran dari diri masing-masing bahwa kita adalah bersaudara. Hal itu seperti yang diajarkan oleh Islam bahwa ada empat macam bentuk persaudaran, yaitu ukhuwah ‘ubudiyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathaniyah wa an-nasab, dan ukhuwah fi din Al-Islam,” ujar Rektor UIN Raden Intan Lampung itu.

Pacadiskusi, PWNU-GMKI mengharapkan adanya rancangan tindak lanjut (RTL). Rancangan dimaksud mengenai deradikalisasi terhadap pemahaman-pemahaman diskriminatif yang beredar dan berkembang di perguruan tinggi serta masyarakat.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …