Selasa, PWNU Lampung Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban


JAJARAN PWNU Lampung (dari kiri) Wakil Sekretaris Maskut Candranegara, Ketua KH Moh Mukri, Sekretaris Aryanto Munawar, dan Wakil Sekretaris Mashuri berbincang saat meninjau proses ronovasi kantor PWNU Lampung di Jalan Cut Meutiah, Bandar Lampung, Sabtu, 10/8/2019 | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung akan menyembelih lima ekor sapi pada Idul Adha 1440 Hijriah ini. Pemotongan dan pembagian daging kurban akan dilakukan pada Selasa, 13/8/2019, di halaman kantor PWNU Lampung, Jalan Cut Meutiah, Bandar Lampung.

Sebanyak lima ekor sapi merupakan kurban dari Wakil Gubernur Lampung/pengurus Fatayat NU Chusnunia Chalim, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Ketua PWNU/Rektor UIN Raden Intan Prof Dr KH Mohammad Mukri, Sekretaris PWNU/anggota DPR RI Aryanto Munawar, dan Wakil Ketua PWNU/Rektor Universitas Malahayati Dr M Kadafi.

Insya Allah, Lebaran Haji tahun ini PWNU Lampung akan memotong lima ekor sapi. Dengan berbagai pertimbangan hewan-hewan kurban tersebut kami potong pada hari Selasa, 13 Agustus,” kata Sekretaris PWNU Lampung Aryanto Munawar kepada duajurai.co, Sabtu, 10/8/2019.

Menurut Aryanto, daging-daging kurban akan didistribusikan ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, serta masyarakat umum yang mendapatkan kupon.

“Kami siapkan sekitar 1.000 paket daging kurban. Mulai hari ini kupon pengambilan daging mulai dibagikan,” sambungnya.

Baca Lebaran Haji Ini, PWNU Lampung dan Masjid Latansa Kemiling Gunakan Besek untuk Daging Kurban

PWNU Lampung juga memastikan, pada Idul Adha ini, akan menggunakan besek sebagai pengganti kantong plastik sebagai wadah daging kurban.

“Rapat pengurus sepakat, mulai tahun ini menggunakan besek untuk wadah daging kurban. Kantong plastik selain tidak ramah lingkungan, juga tak baik bagi kesehatan,” tutur Wakil Sekretaris PWNU Lampung Maskut Candranegara yang juga bertindak sebagai ketua panitia pemotongan hewan kurban PWNU Lampung 1440 Hijriah.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyarankan agar bungkus daging kurban tidak terbuat dari plastik. Alasannya, plastik daur ulang memiliki residual tertentu yang akan terlepas saat digunakan untuk makanan yang panas, berminyak, berlemak, dan mengandung alkohol.

“Walaupun tidak banyak, daging kurban mengandung lemak,” kata dr Asih Hendrastuti, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Lampung, Rabu, 24/7/2019.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …