KPK Hentikan Operasional Pulau Tegal Mas, Andi Surya: Jangan Sampai Hambat Wisata Lampung


ANGGOTA DPD RI Andi Surya saat diwawancarai di Kantor DPD RI Perwakilan Lampung, Bandar Lampung, Sabtu, 26/1/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya menghormati langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sejumlah kementerian yang menghentikan operasional dermaga penyeberangan di kawasan Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Namun, dia mengingatkan jangan sampai kasus tersebut menurunkan semangat entrepreneurship para pelaku bisnis dan menghambat perkembangan wisata Lampung.

“Jangan sampai kasus ini mengganggu atau menghambat perkembangan dunia wisata Lampung. Sebab, saya amati Tegal Mas sudah menjadi salah satu ikon wisata Lampung dan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Pesawaran,” kata Andi melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Rabu, 7/8/2019.

Menurut Ketua Yayasan Universitas Mitra (Umitra) Indonesia itu, perlu pembuktian secara hukum terkait alas hak Tegal Mas. Persoalan alas hak bukan domain pemerintah pusat dan KPK, tetapi pengadilan. Sebab, hal tersebut menyangkut sengketa kepemilikan yang mana masuk delik aduan.

Selain itu, terdapat cara yang lebih elegan menyikapi Pulau Tegal Mas. Misal, dengan pendekatan sistem, meminta pengelola mematuhi prosedur perizinan, dan menuntun agar pelalu bisnis menyelesaikan prosedur perizinan step by step hingga kelar. Bukan dengan cara menyegel atau menutup tempat usaha. Apalagi, sektor wisata sedang diprioritaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Harapan saya, pemerintah pusat lebih bijak. Biarlah proses berusaha dan melayani sektor wisata tetap berlangsung di Tegal Mas. Sebab, ini menyakut idealisme dan semangat wirausaha. Sekaligus melindungi pengembangan dunia wisata Lampung, khususnya Pesawaran, yang saat ini sedang mekar-mekarnya,” ujar Andi.

KPK mendukung langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk menghentikan operasional dermaga penyeberangan Sari Ringgung dan kawasan wisata Pulau Tegal Mas sampai semua kewajiban perizinan dan pajak dipenuhi. Dukungan tersebut diwujudkan dengan memasang plang di Pantai Sari Ringgung dan Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Selasa, 6/8/2019.(*)

Baca juga Operasional Dihentikan KPK, Inilah Dugaan Pelanggaran Pantai Sari Ringgung-Pulau Tegal Mas


Komentar

Komentar

Check Also

Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 Polri menangkap empat terduga teroris, Senin, 14/10/2019. …