Bakauheni Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Lampung


GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi (duduk menopang dagu) ramah tamah dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan PT ITDC di Kafe Wood Stairs, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa malam, 6/8/2019. Dalam ramah tamah itu, Arinal mendukung pengembangan wilayah Bakauheni menjadi destinasi wisata baru. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan wilayah Bakauheni menjadi destinasi wisata baru. Pengembangan itu dengan menggandeng PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang sukses mengembangkan wisata di Nusa Dua Bali dan Mandalika.

Demikian terungkap dalam acara ramah tamah Arinal dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan PT ITDC Mitra ASDP. Ramah tamah berlangsung di Kafe Wood Stairs, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa malam, 6/8/2019.

“Saya ingin sekali ada perubahan di wilayah Bakauheni. Selain pelabuhan, di situ juga akan dikembangkan menjadi tujuan wisata baru. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan mendukung dan bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry dalam mengembangkan wilayah Bakauheni,” kata Arinal melalui rilis yang diterima duajurai.co, Rabu, 7/8/2019.

Dia mengatakan, salah satu dari sembilan program prioritas Rakyat Lampung Berjaya 2019-2024 adalah sektor pariwisata. Pengembangan wilayah Bakauheni menjadi daerah wisata merupakan satu langkah untuk menjadi lebih baik. Kawasan Bakauheni punya potensi, mengingat di sana merupakan ujung Sumatra dan penghubung antara Jawa dan Sumatra, serta dekat dengan pusat ekonomi.

“Selain itu, Bakauheni memiliki Menara Siger dan dekat dengan destinasi wisata lainnya, seperti Pantai Kalianda, Pulau Sebesi, Gunung Krakatau, dan Gunung Rajabasa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi. Dia menyatakan, selain daerah pelabuhan, Bakauheni memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi wilayah destinasi wisata.

“Kami ingin menjadikan wilayah Bakauheni bukan hanya menjadi tempat lewat saja, tetapi kami ingin Bakauheni menjadi tempat berhenti dan berkunjung. Kami ingin menjadikan Bakauheni menjadi destinasi wisata baru yang mampu menggantikan Bandung. Hal ini mengingat Lampung dekat dengan pusat Jakarta, dan penghubung Sumatra-Jawa,” kata dia.

Sementara, Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan, pihaknya melihat wilayah Bakauheni indah dan menarik. Pihaknya akan membangun hotel berbintang, resort vila, bukit bunga, wisata olahraga air, waterpark, kuliner, outbond, dan taman bermain. Untuk itu, ITDC memerlukan dukungan Pemprov Lampung dalam pengembangannya.

“Daerah Bakauheni merupakan ujung Sumatra, dan pertengahan antara Jawa dan Sumatera. Tentunya dalam pengembangannya sangat perlu dukungan Pemprov Lampung,” ujar Abdulbar.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Peserta FLS2N Belum Tiba di Lampung, Kemendikbud Sebut karena Kabut Asap

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-16 …