Hingga Agustus 2019, OJK Hentikan 177 Investasi Ilegal di Lampung


OJK Lampung menyampaikan investasi ilegal di Lampung, Selasa, 6/8/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sebanyak 14 entitas investasi ilegal di Lampung pada Agustus 2019. Sehingga, total entitas investasi ilegal yang dihentikan sebanyak 177 entitas pada tahun ini.

“Perinciannya, 117 tranding forex tanpa izin, 13 multi level marketing tanpa izin, 11 investasi uang, lima investasi cryptocurrency, serta 31 investasi lainnya,” kata Indra Krisna, Kepala OJK Provinsi Lampung, saat acara bincang-bincang bersama media di kantor OJK setempat, Bandar Lampung, Selasa, 6/8/2019.

Dia mengatakan, jumlah fintech peer to peer lending tidak terdaftar di OJK yang berpotensi merugikan masyarakat pada 2018 sebanyak 404 entitas. Sedangkan pada 2019 sebanyak 826 entitas. Sehingga, totalnya sejak 2018 yang telah ditangani sebanyak 1230 entitas.

“Banyak sekali fintech tak berizin yang belum bisa ditindak oleh OJK. Hal itu karena banyak yang menggunakan website yang berbasis di luar negeri,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya gencar mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu investasi bodong.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap entitas-entitas yang tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi yang berpotensi merugikan, karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Layani Seluruh Siklus Kepemilikan Mobil, Asuransi Astra Lampung Kenalkan Garda Mall

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Asuransi Astra Cabang Lampung memperkenalkan Garda Mall, yaitu fitur terbaru dalam layanan aplikasi …