Reuni Alumnus Al Azhar 1989, Rycko Menoza Terkenang Masa Sekolah


RYCKO Menoza bersama alumnus lulusan 1989 Al Azhar | ist

JAKARTA, duajurai.co – Alumnus Sekolah Islam Al Azhar Pusat lulusan 1989 menggelar reuni, Sabtu malam, 4/8/2019. Acara berlangsung di The Maj Restaurant, Senayan National Golf Club, Jakarta Pusat.

Bertema “Alaz Thirty”, reuni dihadiri puluhan alumnus, termasuk Rycko Menoza SZP, Ketua MPW Pemuda Pancasila Lampung.

Menurut Rycko, tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Reuni tersebut membawanya kembali ke kenangan 30 tahun silam saat usianya masih sangat muda.

Al Azhar, kata Rycko, merupakan bagian dari perjalanan hidupnya yang menyimpan banyak kenangan. Meskipun sempat beberapa kali pindah sekolah mengikuti ayahnya, Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, yang kerap berpindah tugas mengabdikan diri untuk negara, berbagai kenangan semasa bersekolah di Al Azhar tidak lekang.

“Sejak SD saya sekolah di Jakarta. Baru pindah ke Palembang dan Lampung sewaktu SMP, saat Pak Sjachroedin berpangkat kompol sesudah menyelesaikan Sespim Polri. Saat itu beliau menjabat Wadirlantas Polda Sumbagsel,” jelas Rycko.

Dia dan para alumnus lainnya sempat larut dalam kesedihan saat menyaksikan film dokumenter yang menayangkan 23 teman sesama alumnus yang sudah meninggal dunia. Mereka bersama-sama memanjatkan doa untuk rekan-rekan yang lebih dulu dipanggil Allah SWT.

Menurut Rycko, reuni seperti ini memiliki banyak makna. Reuni juga menjadi momentum pengikat tali persaudaraan di antara alumnus setelah bertahun-tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing.

“Kita bisa saling mengisi dan membantu sesama alumni, termasuk bertemu para guru yang pernah berjasa mendidik kami,” katanya.

Panitia reuni, Aries Buwana mengatakan, waktu 30 tahun tidaklah singkat. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat menjadi pengikat tali silaturahmi antara alumnus.

Selain mengundang sejumlah guru, acara juga diisi kegiatan sosial dengan mengundang komunitas anak penderita kanker di Jakarta. Nanti, selama September, setiap penderita akan diwujudkan harapannya untuk bertemu tokoh idola, baik dari kalangan artis, pemain sepak bola, atau para pejabat.

“Dengan dukungan ini diharapkan dapat membantu semangat para penderita untuk sembuh,” katanya.

Tampak hadir pula dalam acara tersebut M Reza Pahlevi, putra legislator Lampung Syafariah Widianti; anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria; dan anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra Mori Hanafi.(*/advertorial)


Komentar

Komentar

Check Also

Kementerian Ristek-Dikti Harap Karomani Tingkatkan Prestasi Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) meminta Rektor Universitas Lampung …