Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung Ungkap 283 Tempat Persembunyian Tersangka


POLDA Lampung menghadirkan para tersangka yang terjaring Operasi Sikat Krakatau, Kamis, 1/8/2019. Operasi Sikat Krakatau berlangsung selama 14 hari, 5-18 Juli 2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Polda Lampung telah selesai menggelar Operasi Sikat Krakatau. Selama operasi tersebut, Polda mengungkap 283 tempat persembunyian tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Jumlah tersebut dari seluruh wilayah satuan Polda Lampung. Jadi, merata dari semua kabupaten atau kota,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Komisaris Besar M Barly saat jumpa pers Graha Wiyono Siregar Polda Lampung, Bandar Lampung, Kamis, 1/8/2019.

Dia mengatakan, 283 tempat tersebut terdiri dari target operasi (TO) dan non TO. Untuk tempat persembunyian yang merupakan TO berjumlah 21 tempat. Angka itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni 18 tempat.

Sedangkan untuk non TO terungkap 262 tempat. Jumlah itu naik sekitar 37% dibandingkan 2018. Pada tahun tersebut, dalam operasi yang sama, Polda Lampung hanya mengungkap 191 tempat persembunyian tersangka.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja. Mudah-mudahan angka kriminal di Lampung bisa terus menurun,” ujarnya.

Polda Lampung mengadakan Operasi Sikat Krakatau selama 14 hari, 5-18 Juli 2019. Operasi tersebut melibatkan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Polda setempat. Selain mengungkap tempat persembunyian, Polda juga menangkap ratusan tersangka dan menyita sebanyak 208 senjata api rakitan.(*)

Baca juga Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung Sita 208 Senpi Rakitan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …