Wagub Lampung Nunik Dorong Program Sarapan Bersama di Sekolah


WAKIL Gubernur Lampung Chusnunia Chalim audiensi dengan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah di ruang kerjanya, Senin, 30/7/2019. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendorong program sarapan bersama di seluruh sekolah. Dia menilai, sarapan memiliki arti penting bagi tumbuh kembang anak.

Hal tersebut disampaikan Chusnunia saat beraudiensi dengan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS UKS/M) Tingkat Nasional. Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerjanya, Senin, 29/7/2019.

“Nantinya, sarapan bersama ini akan dilakukan sebelum jam pelajaran dimulai. Para peserta didik diharapkan dapat membawa bekal makanan dari rumah masing- masing. Untuk menunya, orang tua bisa memanfaatkan bahan-bahan lokal di setiap daerah guna memenuhi kebutuhan gizi anak,” kata dia melalui rilis dari Humas Pemprov Lampung.

Selain sarapan, menurut perempuan yang akrab disapa Nunik itu, kantin-kantin di sekolah juga perlu dibenahi. Sekolah perlu memberikan edukasi terhadap para penjual agar tidak menjual jajanan yang tidak sehat kepada peserta didik.

“Kami ingin anak-anak sehat. Sebab, menyiapkan generasi muda dengan baik sama dengan menyiapkan masa depan dengan baik,” ujarnya.

Ketua Tim Penilai LSS UKS/M Agung Triwahyunto menyatakan, berdasar penelitian, sekitar 65% anak sekolah tidak sarapan. Hal tersebut menimbulkan  dampak negatif. Ketika zat gizi berkurang, maka otak akan sulit bekerja dan konsentrasi bisa menurun.

“Anak tidak memiliki energi dan mejadi cepat lelah. Akibatnya, konsentrasi anak di sekolah menjadi menurun, output-nya menjadi tidak bagus. Karena itu, sarapan menjadi hal yang penting,” kata dia.

Agung menambahkan, program sarapan bersama sudah dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni Program Gizi Anak Sekolah (Progas). Progas merupakan program bantuan pemerintah dalam bentuk pemberian sarapan kepada peserta didik. Tujuannya, meningkatkan asupan gizi dan kebiasaan sarapan, serta memberikan pendidikan karakter kepada peserta didik untuk membiasakan diri hidup bersih dan sehat.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kementerian Ristek-Dikti Harap Karomani Tingkatkan Prestasi Unila

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) meminta Rektor Universitas Lampung …