Soal Bungkus Daging Kurban, Penjual Kerajinan Sebut Belum Ada Beli Besek


KARYAWAN toko plastik di Pasar Tugu, Bandar Lampung, sedang menunggu pembeli, Sabtu, 27/7/2019. Beberapa kalangan menyarankan pembungkus daging kurban sebaiknya tidak plastik karena sulit terurai. | Naili Rahmah/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penggunaan plastik sebagai pembungkus daging kurban tengah menjadi sorotan. Pasalnya, plastik tidak disarankan menjadi pembungkus daging karena sulit terurai, sehingga dapat merusak lingkungan.

Atas dasar itu, pembungkus daging kurban sebaiknya tidak plastik, misal besek. Namun, masih belum banyak yang membeli besek sebagai pengganti plastik untuk membungkus daging kurban. Kebanyakan orang membeli besek untuk tempat makanan.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Mariyah (64), penjual kerajinan bambu di Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu, 27/7/2019. Dia menjual satu pasang besek sebesar Rp2.500.

“Biasanya, konsumen beli besek untuk wadah makanan atau tempat membawa burung. Kalau untuk (pembungkus daging) kurban belum ada (pembeli),” kata Mariyah.

Harga besek jauh lebih mahal ketimbang kantong plastik. Pedagang menjual kantong plastik mulai Rp3.000 sampai Rp15 ribu per pak. Perinciannya, harga Rp3.000 per pak berisi 20 kantong plastik, sedangkan Rp15 ribu berisi 90 kantong plastik. Artinya, satu pasang harga besek hampir menyamai harga kantong plastik per pak.

“Itu (kantong plastik) yang biasa digunakan untuk membungkus daging kurban,” ujar Galeh (50), salah satu pedagang plastik di Pasar Tugu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyarankan bungkus daging kurban tidak terbuat dari plastik. Alasannya, plastik daur ulang memiliki residual tertentu yang akan terlepas saat digunakan untuk makanan yang panas, berminyak, berlemak, dan mengandung alkohol.(*)

Baca juga Mitra Bentala: Kantong Plastik Daging Kurban Bertentangan dengan Tujuan Pemerintah

Laporan Naili Rahmah


Komentar

Komentar

Check Also

Penggiat Seni Marga Telukbetung Anjang Silau ke Teluk Semaka Tanggamus

KOTA AGUNG, duajurai.co – Penggiat seni Bandar Lampung marga Telukbetung anjang silau (kunjungan) ke Teluk …