Diskusi Overcrowding Lapas, Penjara di Lampung Kelebihan 3.893 Orang


DISKUSI Publik “Overcrowding Lapas dan Rutan: Negara Wajib Memanusiakan Manusia” di LBH Bandar Lampung, Jumat, 26/7/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Provinsi Lampung memiliki sebanyak 16 rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas). Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 rutan dan lapas overcrowding.

“Hanya lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) yang tidak overcrowding. Sisanya, semua over kapasitas,” kata Mulyana, Kepala Bidang Pembinaan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung, saat diskusi “Overcrowding Lapas dan Rutan: Negara Wajib Memanusiakan Manusia” di kantor LBH Bandar Lampung, Jumat, 26/7/2019.

Berdasar data, total 8.741 tahanan dan narapidana di Lampung. Padahal, total kapasitas penjara hanya 4.848 orang. Artinya, penjara di Bumi Ruwa Jurai kelebihan sebanyak 3.893 orang.

“Narapidana dengan kasus narkoba yang terbanyak, yakni 3.934 orang,” ujarnya.

Menurutnya, kebanyakan penegak hukum langsung menjatuhkan sanksi penjara bagi pengguna dan pecandu narkoba. Seharusnya, jika hanya pengguna atau pecandu dikenakan rehabilitasi.

“Dari 3.934 napi dan tahanan narkoba, 1.028 orang di antaranya pengguna dan pecandu,” kata dia.(*)

Baca juga Diskusi Overcrowding Lapas, Direktur LBH: Penjara Bukan Satu-satunya Sanksi Pidana

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …