Tunggakan PKB Rp1,2 Triliun, Bapenda Sosialisasi Pendataan-Verifikasi Potensi Pajak di Lampung Selatan


SOSIALISASI Pendataan dan Verifikasi Potensi PLB di Aula Krakatau, kompleks Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa, 24/7/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung melalui UPTD Wilayah II Kantor Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kalianda mengadakan sosialisasi pendataan dan verifikasi potensi Pajak Kendaraan Bemrotor (PKB) secara door to door di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Krakatau, kompleks Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa, 24/7/2019.

Agustami mewakili Kepala Bapenda Provinsi Lampung mengatakan, salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung adalah pajak daerah. Misal, PKB yang merupakan penyumbang tertinggi penerimaan daerah.

Namun, dalam kenyataannya belum semua potensi penerimaan PKB tergali secara optimal. Hal tersebut disebabkan masih banyaknya kendaraan bermotor yang menunggak membayar PKB dan dapat dihitung sebagai potensi PKB yang dapat ditagih.

“Hingga 31 Desember 2018, terdapat potensi penerimaan PKB Provinsi Lampung dari tunggakan PKB sebesar Rp1,297 triliun dari 1.964.925 unit kendaraan bermotor yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung,” kata dia melalui rilis dari Diskominfo Lampung Selatan, kemarin.

Berdasar data dari Bapenda Provinsi Lampung, kegiatan door to door di Kabupaten Lampung Selatan meliputi Kecamatan Kalianda dengan potensi tunggakan sebanyak 10.691 unit. Kemudian, Kecamatan Natar sebanyak 15.178 unit, dan Kecamatan Tanjung Bintang 8.676 unit.

“Agar perolehan tersebut dapat tercapai diperlukan kerj asama dari pemerintah kabupaten/kota, khususnya kepala daerah, untuk dapat menugaskan aparatur pemerintahannya mulai dari tingkat desa/kelurahan sebagai koordinator pendataan dan aparatur di tingkat RT sebagai petugas pendataan di lapangan,” ujarnya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lampung Selatan Supriyanto berharap, sosialisasi itu dapat mengingatkan para wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotornya. Sehingga, lebih praktis, cepat, dan mudah bagi para wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya.

“Karena tingginya angka yang belum membayar pajak kendaraan sangat berpengaruh terhadap capaian target pendapatan. Pada akhirnya akan berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Lampung Selatan,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Pindah Tugas, Mantan Sekda Lamsel Fredy Jadi Kepala Bappeda Lampung

KALIANDA, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengadakan acara pelepasan mantan Sekretaris Daerah …