Pelecehan Seksual Oknum Dosen UIN Raden Intan, Kuasa Hukum Siapkan 9 Saksi


SH, oknum dosen UIN Raden Intan Lampun, menutup wajahnya dengan tangan menjelang sidang pelecehan seksual di PN Tanjungkarang, Bandar Lampung, Selasa, 23/7/2019. SH diduga berbuat asusila terhadap EP, mahasiswinya. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang kembali menggelar sidang perkara pelecehan seksual yang menjerat SH, oknum dosen UIN Raden Intan Lampung. SH diduga berbuat asusila terhadap EP, mahasiswinya,

Meda Fatmayanti, kuasa hukum EP, mengatakan, pihaknya menyiapkan total sembilan saksi untuk persidangan kasus tersebut. Mereka terdiri dari penyintas dan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Kemudian, alumni UIN yang pernah menjadi korban, namun tidak melapor.

“Terdakwa melakukan perbuatan cabul dengan seorang. Padahal, diketahuinya bahwa orang itu tidak berdaya,” kata Meda di PN Tanjungkarang, Bandar Lampung, Selasa, 23/7/2019.

Sementara itu, belasan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung tampak di PN Tanjungkarang. Kehadiran mereka guna mengawal sidang perkara tersebut. Selain itu, memberikan dukungan dan semangat terhadap penyintas yang tak lain teman mereka.

Pantauan duajurai.co, SH tampak mengenakan rompi tahanan. Dia terlihat menutup wajahnya menggunakan tangan. SH menunduk saat kamera juru warta menyorot dirinya. Tak satu pun kata keluar dari bibir pria yang sebagian rambutnya mulai memutih tersebut.(*)

Baca juga Dukung Penyintas, Mahasiswa UIN Raden Intan Kawal Sidang Pelecehan Seksual

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Peluru Kenai Mahasiswa UBL, Pemilik Senpi Anggota Polres Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Insiden senjata api (senpi) meletus di Kampus Universitas Bandar Lampung (UBL) melibatkan …