Tampil di Lamban Sastra 3 Agustus, Ade Utami Siapkan Puisi “Nyamuk dan Cicak”


Ade Utami Ibnu | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPRD Lampung Ade Utami Ibnu siap tampil dalam gelaran “Politisi Baca Puisi” di Lamban Sastra Isbedy Stiawan pada 3 Agustus 2019 mendatang. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut bahkan sudah menyiapkan satu puisi karyanya.

Hal ini terlihat dari postingan Ade di laman Facebook-nya, Minggu, 21/7/2019. Dalam status berisi puisi berjudul Nyamuk dan Cicak (1), Ade menyebut sastrawan Isbedy Stiawan ZS untuk membimbingnya dalam berpuisi.

Isbedy, pengampu Lamban Sastra, yang dijuluki Paus Sastra Lampung, mengapresiasi karya puisi pria yang pernah “nyantri” di Rumah Dunia semasa SMA tersebut.

“Puisi Ade itu sudah baik. Pilihan bahasa dan imajinasinya patut diapreasiasi,” kata Isbedy dalam rilisnya.

Menurut Isbedy, puisi Nyamuk dan Cicak (1) mengandung makna di mana setiap pembaca bisa berbeda menginterpretasikannya. Pilihan diksi cicak dan nyamuk, boleh jadi karena Ade terinspirasi lagu anak-anak yang tesohor.

“Lalu ia menafsir ulang dari hasil interpretasinya terhadap lagu tersebut. Misal, merayap, ia ubah jadi menyadap,” beber Isbedy.

“Di masa globalisasi dengan kecanggihan teknologi dan informasi, orang dengan mudah menangkap (menyadap) pembicaraan yang paling rahasia sekalipun. Itu lah yang saya tangkap dari puisi Ade Utami Ibnu,” sambung penyair yang pada 6-8 September 2019 akan mengikuti La Tansa International Literary Festival di Banten.

Soal penampilan di panggung, Isbedy tak meragukan Ade Utami. Ia sempat beberapa kali sepanggung dengan alumnus Universitas Lampung tersebut. Isbedy pun pernah menyaksikan politisi yang pada Pemilu 2019 lalu maju dari Dapil Bandar Lampung itu membaca puisi.

Isbedy menjanjikan, panggung pembacaan puisi politisi tersebut tak akan mengecewakan. Pasalnya, sejumlah politisi top di Lampung dipastikan hadir.

Mereka antara lain Yozi Rizal (Demokrat), Mukhlas E Bastari (PKS), Akhmadi Sumaryanto (PKS), Eva Dwiana (PDIP), Mingrum Gumay (PDIP), Tony Eka Chandra (Golkar), Rakhmat Husein DC (PDIP), Saad Sobari (PAN), Rahmat Mirzani Djausal (Gerindra), Abdullah Fadri Auly (PAN), Gindha Ansori Wayka (Golkar), dan Yuhadi (Golkar).

“Panggung Politisi Membaca Kembali Indonesia bakal semakin seru karena insya Allah diawali baca puisi Bachtiar Basri, mantan Wagub Lampung yang juga pembina Lamban Sastra. Acara dipandu MC kondang Fika Ananda,” bebernya.(*)

Berikut puisi Ade Utami Ibnu:

Nyamuk dan Cicak (1)

aku nyanyikan senandung
pengusir nyamuk yang
sudah beberapa kurevisi:
cicak-cicak di dinding
diam-diam menyadap
datang seekor nyamuk,
hap lalu ditangkap

nyamuk-nyamuk kepakkan sayap
600 kepakannya perdetik
mendengung membunuh senyap
lantunkan lagu-lagu patriotik:
maju tak gentar
Indonesia Raya
Garuda Pancasila

orang-orang menepuk
bukan membunuh nyamuk
tepuktangan membahana
menyambut kemenangan pahlawannya

nyamuk kembali hinggap
seratusan matanya lengkap
tapi tidak melihat
bentuk dan warna
tak ada beda
nyamuk leluasa mengisap
orang-orang sudah terbius
satu nusa
satu bangsa
satu bahasa kita

sekali lagi
kunyanyikan senandung
pengusir nyamuk yang
beberapa kali sudah direvisi:
cicak
cicak
di dinding
ramai-ramai
menyadap
datang seekor
nyamuk
hap
lalu ditangkap


Pengajaran, Juli 2019


Komentar

Komentar

Check Also

Sedia Notebook Berbagai Lini, ASUS Exclusive Store Hadir di MBK Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – ASUS Exclusive Store hadir di Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung. Acara grand …