Bentrok Berdarah Mesuji, Dr Rudy: Seperti Konflik yang Sengaja Dipelihara


DOSEN Fakultas Hukum Unila Dr Rudy | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Akademisi Universitas Lampung (Unila) Dr Rudy menilai, konflik di Kabupaten Mesuji cukup rumit. Hal itu karena pemangku kepentingan yang memegang kuasa untuk menyelesaikan masalah itu terkesan saling lempar, dan tidak ada upaya untuk menyelesaikan.

“Menurut saya, Mesuji itu seperti konflik yang sengaja dipelihara. Misalnya, perambahan dibiarkan, ketika masyarakat menetap di situ merasa punya hak kan, sehingga akhirnya memang seperti menyimpan api dalam sekam,” kata Rudy di sela-sela focus group discussion (FGD) ihwal penegakan hukum di Hotel Horison, Bandar Lampung, Kamis, 18/7/2019.

Menurutnya, kebanyakan konflik yang berkepanjangan seperti Mesuji karena pemangku kepentingan tidak mau menyelesaikan. Seperti dibiarkan saja, padahal ada banyak masalah yang menjadi akarnya.

Lulusan Kobe University, Jepang, itu berpendapat, secara kekuasaan, presiden bisa memerintahkan kepolisian dan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan di Mesuji. Kekuasaan presiden dalam penegakan hukum itu bisa menjadi baik dan bisa pula menjadi buruk.

“Dalam hal ini, seharusnya presiden bisa memberikan hal yang positif dalam konteks penegakan hukum dan keadilan, terutama konflik di Mesuji yang tak kunjung usai,” ujarnya.

Dua kelompok terlibat bentrok di Mekar Jaya Abadi, kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, Rabu, 17/7/2019, sekitar pukul 14.00 WIB. Total terdapat 13 korban dalam bentrokan tersebut. Perinciannya, empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Para korban luka kini menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung, Bandar Lampung.(*)

Baca juga Antisipasi Bentrok Susulan, Polda Lampung Kerahkan 500 Personel Gabungan ke Mesuji

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Peserta FLS2N Belum Tiba di Lampung, Kemendikbud Sebut karena Kabut Asap

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-16 …