Harga Cabai Mahal, Konsumen di Bandar Lampung Kurangi Pembelian


HARGA cabai merah di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, kembali naik menjadi Rp70 ribu per kg. Kenaikan harga cabai membuat konsumen mengurangi jumlah pembelian. | Naili Rahmah/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cabai di pasaran kembali naik. Cabai merah yang semula Rp60 ribu kini Rp70 ribu per kilogram (kg). Kemudian, cabai rawit melonjak jadi Rp90 ribu dari semula Rp75 ribu per kg.

Kenaikan harga buah tanaman perdu tersebut pun berdampak terhadap daya beli masyarakat. Konsumen dilaporkan mengurangi jumlah pembelian karena harga cabai terbilang mahal.

“Kalau yang biasanya membeli cabai 5 kg, karena harga naik berkurang jadi 3 kg,” kata Pras (28), salah satu pedagang cabai di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, Rabu, 17/7/2019.

Peblo (50), pedagang cabai lainnya, mengatakan, jumlah pembeli cabai juga berkurang. Mereka mempertimbangkan membeli cabai karena harganya tinggi. Selain harga tinggi, kualitas cabai yang tersedia di pasaran pun kurang baik.

Informasi dari sejumlah pedagang, kenaikan harga cabai karena stok mulai menipis. Pasokan dari petani cabai berkurang akibat musim kemarau. Sehingga, para penjual terpaksa menaikkan harga.(*)

Baca juga Harga Tinggi, Kualitas Cabai Dikeluhkan Pedagang di Bandar Lampung

Laporan Naili Rahmah


Komentar

Komentar

Check Also

Selisih Mulai Rp1,4 Juta, Ini Beda Toyota Calya Model Lawas dan Baru

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan produk barunya “New Calya” di pasar otomotif Lampung. …