Demo Pemagaran Hutan Kota, Warga: PT HKKB Tidak Beri Ganti Rugi yang Layak


Syarif Husin, salah satu warga hutan kota, turut berdemonstrasi di halaman Pemkot Bandar Lampung, Rabu, 17/7/2019. Dia meminta pemerintah setempat dapat menengahi persoalan pemagaran kawasan hutan kota oleh PT Hasil Karya Kita Bersama (PT HKKB). | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) bersama warga taman hutan kota menggelar aksi demonstrasi di pintu masuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Rabu, 17/7/2019. Unjuk rasa tersebut mempersoalkan pemagaran di kawasan taman hutan kota oleh PT Hasil Karya Kita Bersama (PT HKKB).

Syarif Husin, salah satu warga, mengatakan, PT HKKB telah menutup akses warga di area taman hutan kota. Dampaknya, warga kesulitan menuju tempat tinggal masing-masing. Selain itu, mereka juga punya usaha di kawasan hutan kota.

“PT HKKB tidak memberikan ganti rugi yang layak kepada warga,” kata Syarif di lokasi demonstrasi.

Menurutnya, pemilik lahan tidak berkomunikasi kepada warga terkait penggunaan lahan. PT HKKB hanya mengirimkan surat imbauan untuk mengosongkan lokasi. Warga telah meminta sejumlah pihak untuk bermediasi kepada pemilik lahan.

“Kami sudah mengirimkan surat untuk difasilitasi oleh wali kota, DPDRD Bandar Lampung, gubernur, kejaksaan, hingga kepolisian. Tapi, (sampai sekarang) belum ada hasil,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, aksi demonstrasi itu diikuti sebanyak puluhan warga. Mereka terdiri dari aktivis GMBI dan warga di kawasan hutan kota. Dalam unjuk rasa tersebut, pemerintah setempat menerima sebanyak 15 perwakilan demonstran untuk berdialog.(*)

Baca juga Soal Hutan Kota, Warga Demo Pemkot Bandar Lampung

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Masa Pancaroba, BPBD Bandar Lampung: Hindari Berteduh di Bawah Pohon

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk waspada pada masa …