Kuasa Hukum Upik Rosliana Kecewa Atas Putusan MKDKI


Heri Rio Saputra (kiri) dan Peni Wahyudi (kanan), kuasa hukum Upik Roslina. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kuasa hukum Upik Rosliana merasa kecewa atas putusan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). MKDKI memutuskan bahwa dokter Rumah Sakit Urip Sumoharjo yang dilaporkan tidak terbukti melakukan pelanggaran disiplin.

“Kami sangat kecewa atas keputusan MKDKI yang menyatakan pihak teradu tak bersalah,” kata Heri Rio Saputra, kuasa hukum Upik, usai sidang disiplin di Auditorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Bandar Lampung, Selasa, 16/7/2019.

Menurutnya, ada beberapa beberapa penyataan ahli yang memberatkan. Dalam pembacaan pertimbangan oleh MKDKI, keterangan ahli menyebut bahwa penyakit steven jhonson syndrom (SJS) menyerang secara bertahap. Hal tersebut membuktikan ada pembiaran dari pihak teradu.

“Sudah muncul tanda-tanda, namun dokter tidak melakukan cek darah dan langsung mengdiagnosis pasien hanya mengidap penyakit campak,” ujarnya.

Peni Wahyudi, kuasa hukum pasien, menyatakan, majelis juga menyampaikan pasien SJS harus dirawat di ruang isolasi. Namun, faktanya pasien tidak pernah masuk ruang isolasi selama perawatan.

“Berdasar hal tersebut, pihak teradu seharusnya dinyatakan bersalah. Pihak keluarga trauma mendengar keputusan sidang MKDKI ini,” kata Peni.

Upik Roslina meninggal dunia di RS Urip Sumoharjo, Jumat, 9 September 2016, sekitar pukul 11.40 WIB. Sebelum meninggal, ibu Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan Damar Sely Fitriani itu mengalami masalah pada mata dan syaraf. Setelah 10 hari dirawat, Upik diizinkan pulang dan diberi obat pada 3 Agustus 2016. Dokter Spesialis Syaraf Suharsono memintanya kembali untuk kontrol pada 8 Agustus. Namun, tangan dan sebagian badan Upik terdapat bintik-bintik merah pada 7 Agustus. Pihak keluarga menduga kondisi Upik makin memburuk karena pemberian obat antikejang.

Atas dasar itu, pihak keluarga melalui advokat Dedy Mawardi melaporkan RS Urip Sumoharjo ke Polda Lampung. Tuduhannya, RS Urip Sumoharjo diduga melakukan malpraktik terhadap Upik. Polda kemudian melimpahkan perkara ini ke Polresta Bandar Lampung.(*)

Baca juga Kasus Upik Roslina, MKDKI: Dugaan Pelanggaran Disiplin Kedokteran Tidak Terbukti

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Wagub Nunik Lepas Tim Sepakbola Lampung U-14 Ikuti Kejurnas Piala Menpora

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas Tim Sepakbola Lampung U-14 untuk …