Warga Harap Pemkot Jadi Penengah Soal Hutan Kota, Herman HN: Tidak Bisa Dong


WALI Kota Bandar Lampung Herman HN diwawancarai wartawan saat menghadiri Konfercab dan Konferda ke- V PDIP Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Telukbetung Selatan, Sabtu, 13/7/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Warga yang tinggal di kawasan hutan kota di Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, tampaknya mesti angkat kaki. Pasalnya, pemerintah setempat tidak bisa memenuhi harapan mereka sebagai penengah dalam persoalan tersebut.

“Tidak bisa dong, itu (lahan) bukan milik warga,” kata Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat menghadiri pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) V dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke V PDIP Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Sabtu, 13/7/2019.

Baca juga Soal Pemagaran Hutan Kota, Kuasa Hukum PT HKKB Sebut Warga Minta Santunan

Dia mengatakan, secara hukum, lahan hutan kota di kawasan Way Halim merupakan milik PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB). Itu sebabnya, perusahaan tersebut memagari secara keliling dengan tembok. PT HKKB memiliki hak guna bangunan (HGB) sejak 2018.

“Negara ini diatur oleh hukum, ya rakyat harus ikut, tidak bisa sembarangan,” ujarnya.

Warga di kawasan hutan kota di Kecamatan Way Halim berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bisa menjadi penengah. Sebab, mereka punya tempat tinggal dan usaha di lokasi tersebut. Sementara, PT HKKB meminta warga segera mengosongkan kawasan hutan kota karena akan dibangun pertokoan.(*)

Baca juga Soal Hutan Kota, Warga Harap Pemkot Bandar Lampung Jadi Penengah

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Konseling, Dinkes Bandar Lampung akan Siapkan Ruang Khusus Remaja

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung akan menyiapkan ruang khusus bagi remaja …