Terbit Izin Kemenag, STIT Tanggamus Siap Terima Mahasiswa Baru


DIRJEN Pendidikan Islam Prof Dr Phil Kamarudin Amin MA (kiri) didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Kemenag RI Drs Agus Soleh MEd (kanan) menyerahkan Izin Pendirian kepada Ketua STIT Tanggamus Muhammad Idris MPdI di Hotel Merissey Jakarta, Selasa, 9/7/2019. | ist

TANGGAMUS, duajurai.co – Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, resmi memiliki perguruan tinggi baru. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus sudah mengantongi izin operasional dari Menteri Agama RI dan siap menerima mahasiswa baru program sarjana (S1) tahun ajaran ini, 2019/2020.

Ketua STIT Tanggamus Muhammad Idris MPdI menerangkan, untuk awal, ada empat program studi yang dibuka.

“Empat prodi itu ialah Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini,” terang Idris dalam rilis yang diterima duajurai.co..

Pembukaan program sarjana tersebut seiring terbitnya izin operasional dari Menteri Agama RI Nomor 292 Tahun 2019. Izin diserahkan oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof Dr Phil H Kamarudin Amin MA didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Kemenag RI Drs Agus Soleh MEd di Hotel Merissey Jakarta, Selasa, 9/7/2019. Ketua STIT Tanggamus Muhammad Idris MPdI menerima secara langsung izin tersebut.

“Setelah menerima keputusan Menteri Agama ini kami akan langsung bersiap membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020,” ucap Idris.

Selain STIT Tanggamus, petikan Keputusan Menteri Agama RI tentang izin pendirian dan perubahan status pendidikan tinggi keagamaan islam swasta (PTKIS) juga dibagikan kepada 38 perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Dari total 39 izin, 32 merupakan izin pendirian baru dan tujuh lainnya alih status bentuk institusi.

Dirjen Pendis Kemenag Kamaruddin Amin menyatakan, penyerahan Keputusan Menteri Agama RI kepada para pemimpin atau perwakilan sekolah tinggi, institut agama Islam, dan fakultas merupakan tonggak sejarah. Ini amanah yang cukup berat dan penting, namun juga mulia.

“Di tangan bapak-ibu sekalian akan lahir anak bangsa yang bermutu untuk meningkatkan kualitas bangsa. Angka partisipasi kasar (APK) pendidikan Indonesia saat ini baru mencapai 33,4%. Kehadiran PTKIS baru diharapkan bisa meningkatkan APK tersebut,” ujar Kamaruddin sebelum penyerahan KMA.

“Kita harus menjadi benteng, menjadi perisai, menjadi lembaga pendidikan yang mengarus-utamakan pemahaman keagamaan,” lanjutnya.(*)

Laporan Muhammad Idris


Komentar

Komentar

Check Also

Pengembangan Program Doktor, Itera Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Tiongkok

TIONGKOK, duajurai.co – Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi internasional. …