Sistem Zonasi Tidak Pengaruhi Jumlah Pendaftar Bimbel Bandar Lampung


BIMBINGAN Belajar Nurul Fikri, Rajabasa, Bandar Lampung | Naili Rahmah/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tidak memengaruhi jumlah pendaftar di lembaga bimbingan belajar (bimbel). Sebaliknya, perekonomian keluarga siswa yang memengaruhi jumlah peserta bimbel.

“Sistem zonasi tidak berpengaruh ke jumlah siswa yang mendaftar bimbel. Jumlah pendaftar biasanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi orang tua. Misal, ketika bulan puasa, atau Idulfitri baru jumlah pendaftar berkurang. Kalau sistem zonasi tidak ada pengaruhnya,” kata Iqbal, staf Bimbel Nurul Fikri, Rajabasa, Bandar Lampung, kemarin.

Dia mengatakan, siswa yang mengikuti bimbel lebih kepada persiapan jangka panjang, bukan karena mau masuk sekolah. Mereka yang bimbel memiliki semacam kepuasan pribadi bila memperoleh nilai tinggi. Selain itu, kebanyakan siswa mengikuti bimbel untuk menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Hal senada disampaikan Surya, Kepala Cabang Bimbel Hafara di Jalan ZA Pagaralam. Menurutnya, sistem zonasi tidak begitu memberikan dampak terhadap lembaga bimbingan belajar.

“Dari tahun ke tahun jumlah pendaftar (bimbel) meningkat karena persaingan masuk universitas negeri yang semakin ketat,” ujarnya.(*)

Baca juga Sistem Zonasi, Siswa Bimbel Bandar Lampung Incar Sekolah Swasta Favorit

Laporan Naili Rahmah


Komentar

Komentar

Check Also

Kembangkan Potensi Siswa, SMPN 22 Bandar Lampung Pentas Seni di Taman Budaya

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 22 Bandar Lampung menggelar pentas seni …