Kronologis Terbongkarnya Kasus Pencabulan Kakek 71 Tahun di Bandar Lampung


POLSEK Telukbetung Selatan pada Senin, 8/7/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kasus dugaan pencabulan yang menjerat SN terbongkar setelah salah satu dari delapan korban bercerita. Saat ini, kakek berusia 71 tahun itu mendekam di sel Polsek Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

En (29), salah seorang orang tua korban, mengatakan, dirinya mendengar kabar bahwa anaknya, NI (6 tahun 6 bulan), menjadi salah satu korban asusila SN. Kabar tersebut disampaikan anak tetangganya. En pun memastikan info dimaksud kepada NI.

“Saya penasaran, langsung tanya kepada anak saya. Kata anak saya memang benar bahwa tersangka melecehkannya. Saya tanya kenapa enggak teriak? Katanya, mulutnya dibekap sama kakek itu,” kata En kepada duajurai.co di Mapolsek Telukbetung Selatan, Senin, 8/7/2019.

Baca juga Kakek 71 Tahun Cabuli 8 Anak di Pesawahan Bandar Lampung

Orang tua korban lainnya, Nn (35), menceritakan bahwa anak tertuanya yang berumur 11 tahun mengatakan kepadanya agar melarang anak keduanya, As (5), bermain di sekitar lapangan. Sebab, ada orang jahil dan cabul. Mengetahui hal itu, Nn langsung penasaran dan menanyakan kepada As apakah ada yang pernah menjahilinya.

“Pas saya tanya anak saya, benar katanya. Kakek itu melecehkannya. Tangannya membekap mulut anak saya agar tidak berteriak,” ujar Nn dengan mata berkaca-kaca.

Begitu mendengar cerita anaknya, Nn langsung lemas dan gemetar. Dia tak menyangka bahwa anaknya menjadi korban pencabulan kakek yang merupakan tetangga dekatnya.

Setelah itu, Nn bertanya kepada tetangganya. Dia tercengang ketika mengetahui banyak korban lainnya. Namun, tidak ada yang berani melapor. Para korban baru mau bercerita setelah Nn mengungkap bahwa anaknya menjadi korban.

“Saya kaget ternyata banyak korbannya, dan ini sudah berlangsung lama. Saya langsung melapor ke polisi, Sabtu lalu (6 Juni 2019). Saya tak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Setelah melapor, anak saya dan korban lainnya langsung visum,” kata Nn sambil terisak.

Hari ini, Nn kembali datang ke Polsek Telukbetung Selatan. Dia menemani tetangga lainnya yang juga menjadi korban asusila tersebut menjalani pemeriksaan.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujar Nn.(*)

Catatan redaksi: narasumber menyampaikan hal-hal detail terkait perbuatan tersangka. Namun, tidak kami muat karena mempertimbangkan Kode Etik Jurnalistik dan traumatis para korban.

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Ikat Napi di Pohon, Oknum Sipir Rutan Way Huwi Diperiksa Kemenkumham

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tengah …