Anak Korban Pencabulan Kakek 71 Tahun Itu Ketakutan


KORBAN pencabulan | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak delapan anak-anak dilaporkan menjadi korban dugaan pencabulan. Tersangkanya seorang kakek berusia 71 tahun berinisial SN, yang tak lain bertetangga dengan korban.

“Pada 2016 itu sudah ada empat korban. Tapi, tak ada yang melapor ke polisi karena korbannya itu masih saudaranya (SN),” kata Nn (35), salah satu orang tua korban, kepada duajurai.co di sekitar rumahnya, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Senin, 8/7/2019.

Dia mengatakan, salah seorang korban rumahnya tak jauh dari rumah SN. Saat ini, korban tampak trauma dan sering ketakutan kala melihat tersangka.

“Jadi, anak itu kalau mau keluar rumah, terus melihat ada dia (SN), gak jadi keluar. Ketakutan gitu. Waktu pencabulan itu korban masih umur sekitar 6 tahun, sekarang sudah 10 tahun,” ujar Nn yang dibenarkan sejumlah warga lainnya.

Meski peristiwanya sudah berlangsung lama, namun tak ada yang berani melapor. Nn menduga ketakutan warga karena status tersangka adalah dukun. Namun, Nn mengaku memberanikan diri melapor karena tak tega melihat anaknya kesakitan pada bagian kemaluannya.

“Sebagai orang tua, saya tidak terima perlakuan ini. Kalau saja polisi waktu itu enggak cepat datang, bisa dihajar massa kakek itu,” kata dia.

Nn menambahkan, tersangka selama ini dikenal sebagai dukun. Namun demikian, dia tak tahu persis dukun semacam apa. Hal yang diketahuinya bahwa SN tinggal bersama istri, anak, dan cucunya di rumah tersebut.

“Keluarganya ada yang nyamperin orang tua korban, dan malah bilang mau melaporkan balik. Saya bilang bahwa bapaknya itu (SN) sudah jelas bersalah dan ada hasil visumnya,” ucap Nn.(*)

Baca juga Kronologis Terbongkarnya Kasus Pencabulan Kakek 71 Tahun di Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

FHS Universitas Muhammadiyah Kotabumi Terbitkan Buku “Mbah Omen Mencari Keadilan”

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHS) …