Punya Usaha, Warga Enggan Pergi dari Kawasan Hutan Kota Bandar Lampung


KAWASAN hutan kota di Way Halim, Bandar Lampung, dipagar tembok, Senin, 1/7/2019. Pemagaran tersebut menutup akses ke rumah warga setempat. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kawasan hutan kota di Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, yang dipagar tembok bakal jadi pertokoan. Warga yang berdiam di area tersebut pun enggan pergi karena punya usaha.

“Kalau kami diusir mau kemana lagi kami? Apalagi tempat usaha kami di sini,” kata Jumani (57), warga setempat, Senin, 1/7/2019.

Dia mengatakan, penduduk setempat menempati kawasan hutan kota atas izin camat Way Halim. Karena itu, mestinya ada pemberitahuan dari camat ihwal penggunaan lahan. Apalagi, terdapat sekitar 18 rumah warga di kawasan hutan kota.

“Sama sekali tak ada mediasi dari pihak perusahaan kepada warga terkait persoalan ini. Kami harap, pemerintah setempat dapat menengahi,” ujarnya.

Akibat pemagaran tersebut, warga setempat kesulitan menuju rumah. Pasalnya, pagar yang terpasang menutup akses ke rumah masyarakat setempat. Warga terpaksa memanjat tembok agar bisa ke rumah.(*)

Baca juga Dipagar Tembok, Kawasan Hutan Kota Bandar Lampung Bakal Jadi Pertokoan

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Soal Konseling, Dinkes Bandar Lampung akan Siapkan Ruang Khusus Remaja

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung akan menyiapkan ruang khusus bagi remaja …